Cita-citaku

Terbaru1733 Dilihat

Nama : Aurel Nindi Zahrani

Nim    : 21007

Kelas  : 1A

Tugas : kewarganegaraan membuat cita-cita

Sebelumnya apa si yang dimaksud dengan cita-cita?

Cita cita adalah suatu impian dan harapan seseorang, cita adalah mimpi, mimpi adalah kunci yang akan menentukan mau jadi apa kita nanti di masa depan. Bagi sebagian orang cita cita, impian, itu  dapat memotifasi dirinya sehingga sikap perilaku dan segala aktivitas yang dilakukan diusahakan demi mencapai cita-cita nya suatu hari nanti. suatu impian dan harapan seseorang, cita adalah mimpi, mimpi adalah kunci yang akan menentukan mau jadi apa kita nanti di masa depan. Bagi sebagian orang cita cita, impian, itu dapat memotifasi dirinya sehingga sikap perilaku dan segala aktivitas yang dilakukan diusahakan demi mencapai cita cita nya suatu hari nanti.

Sebelumnya, saya akan memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Aurel Nindi Zahrani, saya anak terakhir dari 3 bersaudara, saya memiliki 1 orang kakak perempuan dan 1 orang kaka laki-laki. Alamat temapt tinggal saya yaitu berada di JL. Sumur jambu 2 Rt 008/ Rw 005. N0. 28 Kec. Makasar, Kel. Makasar, Jakarta timur. Saya lulusan dari SMK Yamas Jakarta Timur, dan saat ini saya belajar sebagai Mahasiswa Akademi Keperawatan.

Pada saat ditanya mengenai cita-cita itu saya sangat bingung. Sewaktu saya menduduki bangku sekolah dasar, cita-cita saya ingin menjadi seorang guru. Tetapi, saya piker itu akan sangat sulit, sehingga saya berpikir lagi apa cita-cita saya untuk kedepannya. Pada saat SD kelas 3 saya selalu mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada disekolah saya yaitu seperti pramuka, paskibra, dan seni tari. Pada saat itu saya selalu terpilih untuk mengikuti lomba tari daerah sejabodetabek di Mangga Dua Square, dan alhamdulillah mendapatkan juara 1 tingkat SD sejabodetabek. Setelah mengikuti lomba tari sejabodetabek di Mangga Dua Square dan berlanjut di TMII saya dan teman-teman saya mendapatkan juara 1 lagi tingkat SD sejabodetabek. Setelah beberapa minggu sehabis mengikuti lomba tari, saya dan teman-teman saya ditunjuk untuk mengikuti lomba Paskibra tingkat Sekolah Dasar Sejabodetabek. Pada saat itu, kami mengikuti lomba Paskibra dengan bersyukur tiada henti kami mendaptkan juara 1 Paskibra tingkat Sekolah Dasar sejabodetabek dan berkesempatan untuk melanjutkan tingkat tinggi di walikota.

Pada saat memasuki bangku SMP, saya ingin menjadi seorang paskibraka. Saya melanjuti ekstrakulikuler Paskibraka di bangku SMP. Saya aktif dibidang Paskibra karna saya terlatih sewaktu saya menginjak bangku SD, dan melihat seberapa cape perjuangan saya pada saat memasuki lomba dan kegiatan ekstrakulikuler dibidang tersebut. Saya sangat bangga menjadi anak paskibra pada saat itu, saya aktif selalu semangat dan aktif di Paskibra. Pada saat itu saya dipilih sebagai anggota pasukan 17-8-45, saya mendapat dibagian pasukan 8 dan saya sangat amat bangga mendapatkan kesempatan itu. Tahun ke tahun saya selalu terpilih menjadi anggota pasukan untuk pengibaran di hari kemerdekaan.

Pada saat memasuki bangku SMK saya mengambil jurusan Administrasi Perkantoran. Saya sempat menduduki bangku SMK Keperawatan di SMK Bina Medika, namun saya mengambil keputusan untuk pindah ke sekolah saya yg saya duduki selama 3 tahun yaitu SMK Yamas Jakarta. Saya pindah dikarenakan satu dari lain hal, pada saat itu saya melanjuti ekstrakulikuler Paskibra lagi. Pada saat kelas 10 saya sangat amat gemar dengan pelajaran fisika, kimia, dan matematika, dimana semua pelajaran itu kebanyakan pelajaran yang tidak terlalu disukai dengan murid. Saat menduduki kelas 12 saya berambisi untuk mengikuti SBMPTN Universitas Negri Jakarta dengan mengambil jurusan Fakultas Matematika dan IPA dengan program studi Fisika. Tetapi, mimpi itu harus gagal dikarenakan saya tidak lolos tahap seleksi SBMPTN dan PENMABA UNJ.

Setelah lulu dari SMK, saya mendaftarkan diri sebagai KOWAL karena ingin menurunkan bapa saya yang dimana beliau bekerja sebagai TNI AL. Saya sudah mendaftarkan diri sebagai KOWAL, namun Allah berkehndak lain, tapi saya tidak berenti di titik itu. Saya melanjutkan Pendidikan saya sebagai Mahasiswa di Akreditasi Keperawatan Polri. Dan sekarang saya bercita-cita Menjadi KOWAL maupun perawat yang nantinya bisa bermanfaat untuk orang lain. Karena kata pepatah “Sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi orang lain.”

 

Tinggalkan Balasan