Pagi yang basah dan dingin hanya kupandangi titik-titik air sisa hujan semalam Bergelantung pada helai dedaunan Beningnya membawa hati merasa entah Mataharipun belum menampakkan diri Masih tersembunyi malu-malu di balik Selengkapnya
Penulis: Arliesaliz
Puisi-Puisi untuk Pujangga
1/ Jangan pernah bermain dengan kata-kata Bila pada akhirnya membuat sebuah hati gulana Bahkan mungkin raga pun terluka. Selamat pagi Pujangga, Malam yang terlewati tak kuucap selamat bermimpi, karena mungkin Selengkapnya
Merdeka Tanpa Tapi
Hari ini aku datang lagi ke rumahmu Mengetuk perlahan pintu yang tak terkunci Kulihat ada cahaya redup di ruang tamu Sebuah lentera yang kacanya mulai buram, sendiri di dekat jendela Selengkapnya
Sebingkai Goresan Aksara
Kau pernah mengatakan bahwa Kita berada di negeri yang tenggelam Aku mendengar sambil menyeduh teh melati yang harum Pagi ini bersama sapa mentari dan mencoba merangkai kalimat-kalimatmu Suatu hari kau Selengkapnya
Musim Tak Pernah Membenci Rindu
Sepertinya saat ini bukan waktunya untuk bermimpi Tapi takada salahnya membuat lukisan-lukisan dengan tinta kenangan di kaki langit Walau mendung mulai menata gelombangnya Dan aku mulai dengan sebuah kisah pertemuan Selengkapnya
Sebelum Sepi Menjadi Abadi
Sudah sering kukatakan pada waktu Agar kakiku tak lagi menginjak halaman rumahmu Takkan lagi menikmati hijau rumput di sana, pagi maupun senja hari Atau sekedar melongokkan kepala di jendela yang Selengkapnya
Kata yang Musnah
Dalam suara hati kadang ada kebenaran yang tersembunyi di sana
Menelisik Sunyi
Dear, detak jarum jam yang terus berputar Semoga setiap tik-tak mu adalah doa Aku tak tahu di detik berapa kita akan merasa sedih, dan di detak berapa akan gembira Kita Selengkapnya
Nyala Lentera
Nyala Lentera Cahaya redup itu menari tertiup angin Seolah berbisjk pada malam tentang janji,-janji yang tertanam Pada waktu yang terus berjalan Samar warna merah dalam nyalanya diantara kilau kekuningan Apakah Selengkapnya
Pesan Sepanjang Masa
Aku melihat kisah mahabharata Kebajikan ada di sana Kebijakan diuji sedemikian hingga Lisan dan perbuatan dipertaruhkan Harga diri kadang dikorbankan Sri Krisna selalu bercerita Tentang kemunafikan yang selalu ikut ambil Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












