Raihan bagaikan ditelan bumi, sudah dua minggu ini aku tidak di usilinya bahkan aku juga tidak melihat kehadirannya. Aku melihat sekelilingku, tempat ini biasanya menjadi tempat favorit Riahan, menjadi tempat Selengkapnya
Penulis: Siti Nurbaya AZ
Jantungku (part 2)
Raihan Saputra namanya, tinggi 180 cm dengan kulit sawo matang khas orang Indonesia dengan mata tajam serta senyum yang menawan. Sudah lebih setahun kami kenalan tepatnya sejak kaki ini menginjak Selengkapnya
Jantungku (1)
Degup jantungku berpacu dengan melodi music yang sengaja ku setel besar, tidak pernah aku mendengarkan music sekeras ini. Tapi saat ini aku membutuhkanya, menyamarkan dkegup jantungku, yang entah mengapa berpacu Selengkapnya
“Ana uHibbuki” (5)
Ba’da Isya aku dan keluarga sudah siap – siap berangkat menuju rumah Balqis. Aku masih tersenyum mengingat bagaimana tadi sore ketika baru saja tiba di rumah. “Assalamualaikum,” Suaraku mengema dengan Selengkapnya
“Ana uHibbuki” (4)“
“Abang mau bicara sama Ibu, bisa panggilkan Ibu sebentar.” Aku melihat raut terkejut ketika aku mengatakan ingin bicara dengan Ibunya. “Jangan gegabah Bang, Balqis belum menjawab permintaan Abang.” Dia mencoba Selengkapnya
“Ana uHibbuki” (3)
Akhirnya aku disini lagi sudah sepekan pula dari pertama kali aku datang ke rumah Balqis. Rindu yang teramat dalam, tadi aku tidak mau memaksakan diri untuk datang cepat, karena aku Selengkapnya
“Ana uHibbuki” (2)
Aku disini, disalah satu pojok jalan. Di depan sana supermarket tempat Balqis bekerja berada Aku memandang dari kejauhan bagaimana Balqis selalu tersenyum melayani orang yang datang berbelanja atau hanya sekedar Selengkapnya
“Ana uHibbuki”
Biarkan orang yang kita cintai bahagia dengan yang di cintainya, mencintai bukan berarti memiliki. Jika dia lebih bahagia bersama orang lain jangan paksakan dia bersama kita yang akan membuatnya tidak Selengkapnya
Sang Waktu
Gelap bukan berarti malam, langit mendung menyelimuti siang yang baru saja tertimpa teriknya sinar matahari. Tanpa diundang medung berarak, gelam menerpa mayapada. Nanar mataku melihat semua menjadi gelap serta merta Selengkapnya
Seindah Pelangi (9)
Dengan tidak menelepon – menelepon Aditya, Aditya tahu Aisyah tidak mau menyakiti Aditya. “ “ Pasti Aisyah memikirkan bagaimana cara menyampaikan kepada Aditya bahwa Aisyah sudah dita’arufkan oleh keluarga.” “ Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 47
- 48
- 49
- 50
- 51
- …
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












