Usulan Tung Widut Aku tak pernah menikmatimu sebagai kebahagiaan Ucapan sesudah mengacunfkan tangan Sebuah kepedulian dari resah sekian teman Tak perlu diperdebata sesama bawahan Bukan kuasa untuk menentukan Ketika usulan Selengkapnya
Penulis: Widut
Menikmati Alam
Menikmati Alam Tung Widut Hamparan sawah dengan balutan hijau daun Menari tiap helai tak beraturan Saling bergesekan berbunyi berisik Angin telah memaafkan iramanya tertimbun Menjadi suara tak senada Menjadi semakin Selengkapnya
PENARI
Penari Tung Widut Cantik rupawan dengan seyum menawan Berlenggok seirama degung bertalu Memaikan mata dengan kepiawaian Penari menghibur hati lara Dari upacara sampai pesta Ada sesuai acara Gerakmu Selengkapnya
Derita
Derita Tung Widut Raga tak lagi muda Mulai hambatan dalam setiap tindakan Rak boleh di pasakan Harus mengykur kemampuan Jiwa yang masih .menggebu Ingin semua selesai tepat waktu Enak dipandang Selengkapnya
Lentera Kasih
Lentera Kasih Tung Widut Malam tiada gelap Cahaya sederhana penuh kehangatan Terpancar dari hati yang tulus Menghapus semua duka Dengan belaian kasih Setiap saat tersenyum bahagia Kita ya kita Bersama Selengkapnya
Itikah Tanda
Itukah Tanda Tung Widut Berbulan sudah menghilang Setelah jadi pembicaraan kecil Antar pendengar yang belum pernah tahu Tentangmu Tentang suara lantang Terdengar kepenjuru tetangga Disela dahan pada malam tiba Kini Selengkapnya
Ketika Tersadar
Ketika Tersadar Tung Widut Buaian janji yang tak pernah sepi Menebar kebahagiaan semu dalam diri Kau berdiri di sini Merayu agar luluh hati Kupercayai cintamu ada Bisa menyatu dalam sajian Selengkapnya
Jangan Ada yang Lain
Kebahagiaanmu Tung Widut Selintas tentang kebahagiaan Yang lernah diberikan saat berdua Terlena karena percaya Atas nama cinta tak ada pengkhianatan Bukan cerita murahan Ada cinta lain dibalik sebuah hati Mata Selengkapnya
Bermain Bayang-bayang
Bermain Bayang-bayang Tung Widut 0adam hitam kelam Tak ada sinar yang sematinya biasa Ketakutan akan gelap menjadi penghalang Mau apa disaat semua gelap Sikecil merengek tak berkesudahan Senter hp sudah Selengkapnya
Pada Sebuah Malam
Pada Suatu Malam Tung Widut Dingin pecah dengan sebuah pengumuman Tentang esok yang dikerjakan Sang penulis terlelap setelahnya Sebelum lengkap sudah terbaca Pertanyaanpun tanpa jawab Terjadi perdebatan anta penerima Tak Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 55
- 56
- 57
- 58
- 59
- …
- 91
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











