Inspirasi “Anak Kolong”

Terbaru868 Dilihat
Nurwendo Masih Anak Kolong Yang Gemar Menulis

Alhamdulillah terima kasih YPTD khususnya pak Thamrin Dahlan atas kiriman hadiahnya. Sekitar jam 10.00 WIB yang ditunggu akhirnya datang (hadiah buku saat acara bedah buku ” Nurwendo Terbitkan 9 Buku dalam 5 Bulan”). Dalam hati menduga-duga kira-kira dapat buku apa ya? pas bungkus paket dibuka eng..ing..eng..wow…ternyata harapan itu terwujud dalam genggaman ” Nurwendo masih Anak Kolong yang gemar menulis Seri 2 Bunga Rampai Artikel UC WE Media November s/d Desember 2017.

Tidak sabaran lagi, rileks sejenak, atur posisi, siapkan air minum, langsung gasspool..!!! penasaran niiyee dengan anak kolong….(jujur iya). Setelah baca daftar isi, kata pengantar, langsung ke bagian akhir buku…baca profil penulisnya….ohh ternyata anak kolong itu bukan seperti yang saya pikirkan hmmm…..

Akhirnya buka mbah google, masukkan kata kunci “anak kolong” ternyata menurut wikipedia adalah sebutan dalam bahasa sehari-hari untuk anak tentara atau anak yang besar di tangsi tentara. Istilah ini telah dipakai sejak masa penjajahan Belanda di Indonesia. Asal usul istilah ini berasal dari keadaan tangsi anggota KNIL yang sangat memprihatinkan.

Semoga teman -teman yang lain juga tidak seperti saya ya..he..he karena persepsi saya anak kolong itu anak yang berasal dari keluarga yang susah alias kesulitan ekonomi. Ternyata oh ternyata… begitu selesai membaca profilnya penulis adalah anak seorang tentara yang aktif di organisasi FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI -POLRI). Sealnjutnya semakin menginspirasi saya untuk terus bersemangat membaca…membaca dan membaca buku beliau tersebut..salam hormat Pak Nurwendo.

Halaman demi halaman saya baca. Saya nikmati sajian yang renyah dan gurih (kayak makanan saja.he.he) tentang dunia persepakbolaan…tulisan yang dikemas apik membuat pembacanya terbawa suasana yang seperti nyata. Saat tiba di halaman 255 tertulis Hujan gol Di Stadion Emirates. wow..kereeen seperti kita nonton beneran ini…..jadi ingat presenter piala dunia era 90an-2000an Ricky Jo dengan suara khas dan gaya bicara yang meliuk-liuk memancing emosional penonton.

Akhirnya tepat pukul 16.00 WIB tuntaslah saya baca buku dalam genggaman saya tadi ( Jeda sebentar waktu sholat dan makan siang).

Inspirasi anak kolong (Pak Nurwendo) yang saya bidik dari profil beliau adalah beliau orang yang Ulet, Tekun, Disiplin dan Pantang Menyerah sehingga terwujudlah karya – karya yang fenomenal ini. Semoga akan menginpsirasi Nurwendo – Nurwendo berikutnya.( Nurwendo milenial..he..he) Aamiin Yaa Rabb.

Jalan jalan ke pulau komodo

Liat bule di warung Nasi

Bersyukur ketemu pak Nurwendo

Anak kolong yang menginspirasi

BS

Palembang, 18 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

1 komentar