Sejak bergabung dikelas menulis bersama omjay merupakan star yang baik, terlebih menerima pengajaran cara menulis dari penulis gaek yaitu Bapak H Thamrin Dahlan pemilik Yayasan YPTD ( Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan) dalam kelas menulis tersebut.
Berkenan pula beliau memasukan saya di group menulis YPTD, terimakasih pak itu penghargaan yang membanggakan, mengawali pula menulis di web YPTD, rezeki tidak hanya sampai disitu saja alhmdulillah beliau mengapresiasi tulisan artikel yang saya muat dengan mengirimkan hadiah buku ke 19 buat dhea “ Tjerito Boedak Tempino” sekali lagi terimakasih pak haji Thamrin Dahlan, saat ini buku tersebut selalu enak dibaca dan bagian dari buku kebanggaan koleksi perpustakaan mini dirumah.
Cukup lama tak menulis lebih karena sesuatu lain hal, namun satu atau dua paragraf selalu tersimpan dengan baik dalam catatan. Dalam kesempatan diwaktu siang hari meneriman wapri dari pemilik YPTD sesaat dibaca ternyata informasi kegiatan literasi dalam rangka hai jadi Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan.
YPTD merupakan salah satu lembaga yang patut dicontoh bagi lembaga yang bergerak diwadah literasi, upaya awal yang dilakukan keluarga merupakan langkah yang tidak main-main memiliki peran yang sangat berarti dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, kegemaran membaca buku merupakan amunisi baik hingga mimpi itu menjadi besar hingga saat ini.
Upaya kelestarian literasi tak henti terus bergulir dan menggeliat dalam tubuh YPTD, berbagi peran dalam satu kesatuan YPTD hingga muncul kepermukaan penulis –penulis hebat yang bersinergi dengan YPTD.
Berkembang bersama YPTD dalam giat literasi merupakan anugrah tersendiri, kenapa saya ibaratkan demikian? hanya YPTD yang memiliki program menulis gratis ber-ISBN bukankah buku terbit dan ber-ISBN dambaan semua penulis? Saya yakin hati anda akan menjawab “ saya setuju” . wong saya sendiri merasakan kebangga itu kawan.
Mimpi keluarga YPTD menjadi kenyataan yang tidak terelakan dan patut diakui dan diapresiasi, YPTD ibarat pohon tumbuh begitu subur karena dari sejak akar hingga pucuk ternutrisi dengan niat baik dan ikhlas berkembang, salah satu contoh desain cover saja tak berbayar sepeserpun. Coba bayangkan kalu cover sebuah buku asal-asalan tidak mewakili isi tulisan siapa yang baca melirikpun barangkali enggan. Pak Ajinatha merupakan sosok ahli desain juga seorang penulis handal yang selalu rendah hati bersama pak Haji Thamrin Dahlan untuk memuaskan imajinasi penulis mewujudkan Mahkotanya seorang penulis yaitu buku.
Semoga pandemi covid 19 segera berakhir yang sangat menghambat sekali pada sendi kehidupan berbangsa dan bernegara terlebih pada perkembangan dan pengembangan literasi, namun demikian saya dan anda sekalian harus tetap optimis ini pada saat nya akan berakhir.
Semoga dimasa yang akan datang YPTD lebih menggeliat dan semakin diperhitungkan dalam kancah dongeng nyata dalam pengembangan literasi Indonesia dan YPTD semakin menelisik menjangkau insan kecil yang harus diisi dengan ilmu dan pengetahuan melalui “ YPTD Go To School”.
Karena upaya mengembangkan literasi tidak hanya tanggungjawab guru-guru kita semata disekolah tetapi ini merupkan tanggungjawab kita bersama. Pemerintah sebagai eksekutor kebijakan tentunya harus berkolaborasi intens dengan stake holder seperti YPTD diantara bagian garda terdepan literasi bangsa.
Saat ini penulis yang tergabung dalam wadah YPTD sudah banyak melahirkan banyak buku, tentu merupakan harapan nyata bagi kita semua akan tetapi baik dirasa bila kita bersama-sama saya umpamakan “Hibah bersama” melalui buku buku karya hebat penulis YPTD untuk mengisi ruang-ruang kosong taman bacaan dipelosok negeri. Lho ngapain hibah bersama, ya kalu mau sendiri aja berhibah buku! Semisal bergerutu seperti itu, justru sang elok dan indah dalam rangka hari jadi YPTD kita bersama-sama dengan kekurangan dan kelebihan yang ada diramu dengan mekanisme hati dalam upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas literasi bersama YPTD.
YPTD Ikhlas demi kemashlatan hidup, kita semua memiliki mimpi sama. Bangsa kita cerdas dengan membiasakan membaca, adu domba kejam perusak sendi kehidupan akan sirna.
Akhir tulisan ijinkan saya menukil kata “ Hurup boleh indah hati dan mata beryakin sempurna, tulisan hebat tiada guna bila bersakit hati berbuah celaka”.
Selamat HUT ke- 1 YPTD semoga selalu terdepan dalam mewujudkan Indonesia berliterasi. Salam literasi
# HUT ke-1 YPTD










