
KATAKU KATA KITA
“Menulislah, maka Engkau ada”
Oleh : Dwi Erni Triyanti
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya. Saya bersyukur atas kesempatan mendampingi, membimbing, dan menyaksikan secara langsung perjuangan rekan – rekan saya para guru hebat dari berbagai provinsi dalam melahirkan karya terbaik dalam antologi Kisah Inspiratif yang diberi judul Lentera Njak Guru
Kumpulan tulisan ini merupakan curahan hati para penulis dalam memaknai berbagai sisi kehidupan dimulai dari keluarga, pendidikan dan sosial budaya, semua tulisan diceritakan dengan sederhana namun kaya akan makna, setiap peserta memiliki ciri khas dalam bertutur kata dan tentu saja menambah nilai keindahan dan pengalaman bagi siapa saja yang telah membaca buku ini.
Jika ingin dibedah tulisan- tulisan dalam buku ini tentu akan banyak ditemukan kekurangan, tetapi pointnya bukanlah itu. Semua tulisan dalam buku ini adalah hasil pembelajaran kelas menulis untuk guru pemula bersama saya dengan media zoom meeting dan whastApp grup, dalam kegiatan ini ada tiga tantangan dan setiap tantangan tulisan saya memberikan tema yang berbeda, pada tantangan pertama tema yang saya berikan tentang keluargaku surgaku dan praktik pembelajaran terbaik selama masa pandemi, tantangan kedua dengan tema pengalaman terbaik dalam bidang pendidikan seperti membuat karya inovatif atau pengalaman membina peserta didik hingga lolos kejuaraan tingkal lokal maupun nasional baik di bidang akademik atau non akademik serta tantangan menulis dengan tema kearifan lokal dan budaya setempat (tradisi dalam masyarakat, makanan khas dan tempat wisata) dan terakhir tantangan ketiga dengan tema literasi digital dan hidup sehat dalam bersosial media.
Setiap melakukan proses belajar semua boleh melakukan kesalahan, karena dari situ akan menemukan kebenaran, intinya jangan takut untuk menulis, tentu dalam proses menulis diperbolehkan menghasilkan karya-karya yang kurang baik atau belum bagus, dari situ maka akan lahir karya-karya yang luar biasa dari pengalaman, baik yang terinspirasi dari pengalaman pribadi atau orang lain.
Berikut ini beberapa kisah inspiratif yang ada dalam buku ini pertama dari Ibu Desty Flauren yang mengatakan bahwa “Saya tahu betul perbedaan karakter siswa di sekolah umum biasa dengan sekolah berasrama ini. Mereka di sini jauh dari sifat manja, berjiwa kuat, mandiri, disiplin serta memiliki sopan santun yang luar biasa” kisah ini menceritakan kehidupan siswa –siswi SMPN 35 berasrama Kaur yang merupakan salah satu sekolah gratis bagi siswa kurang mampu di Kabupaten Kaur. Sekolah ini mengadopsi dua sisi pendidikan yakni pendidikan umum dan kepesantrenan. Bahkan SMPN 35 Berasrama Kaur merupakan satu-satunya sekolah umum berbasis islam di Provinsi Bengkulu saat ini. Sungguh kisah yang luar biasa bagi kita yang sudah menjadi orang tua agar bisa mendidik anak dengan menerapkan bagaimana pentingnya menanamkan karakter anak agar memiliki jiwa kuat, mandiri, disiplin serta bersikap sopan dan santun yang sudah mulai ditanamkan sejak dini. Kedua kisah inspiratif dan informatif Bapak Dedi Sandra, S.S dari Provinsi Kepulauan Riau yang menceritakan tentang Kabupaten Karimun yang terkenal dengan julukan Bumi Berazam karena terdapat 4 azam penggerak pembangunan Kabupaten Karimun (4 Aim of Karimun Development Movement Actors). Azam yang pertama yaitu Azam Peningkatan Iman dan Takwa(The Aim of Faith and Piety), yang kedua Azam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia(The Aim of Quality Human Resources), yang ketiga Azam Peningkatan Ekonomi yang Berdimensi Kerakyatan (The Aim of Community Economic Oriented), dan terakhir adalah Azam Pengembangan Seni dan Budaya (The Aim of Art and Culture), tentu ini adalah kisah yang sangan inspiratif sekali bagimana suatu daerah bisa tumbuh dan berkembang dengan pilar ketakwaan yang sangat diutamakan kemudian diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia, peningkatan ekonomi masyarakat dan pegembangan seni dan budaya, Ketiga kisah inpiratif tak kalah bagusnya saya dapat dari tulisan Bapak Victorizal tentang Hydrocracking yaitu proses perengkahan berkatalis dengan mereaksikan minyak nabati dengan sejumlah gas hydrogen pada keadaan suhu dan tekanan tertentu dan produk yang hendak dihasilkan biofuel berupa alkane cair rantai lurus dari C-15 sampai C-18. Minyak nabati yang dimaksud adalah minyak yang didapatkan dari buah palem putri yang diperas minyaknya dengan teknik tertentu, Alhamdulillah KTI dinyatakan termasuk sebagai 25 finalis TEY, ini adalah kisah yang tentu saja menjadi inspirasi sangat menarik bagi saya dan pembaca tentang bagaimana menghasilkan suatu produk dengan hasil minyak nabati dari tumbuhan yang memiliki banyak manfaat dan semoga dari kisah ini juga menjadi inspirasi ditemukannya minyak nabati dari tumbuhan dengan jenis yang lain.
Begitulah para penulis berekspresi dari pengalamannya yang terdalam. Saya yakin bahwa kumpulan kisah ini adalah kisah terbaik dan paling tulus yang diceritakan dari seluruh peserta workshop kelas menulis guru pemula. Besar harapan saya buku antologi ini dapat memberi motivasi dan inspirasi untuk para pembaca, para tenaga pendidik di mana pun berada.
Para penulis tentu ingin berkembang lebih mekar lagi. Oleh sebab itu, sudilah kiranya para pembaca memberikan kritik dan saran yang membangun. Semoga dengan apresiasi dan masukan dari pembaca, semua penulis dapat menjadi lebih terinspirasi dan termotivasi.
Ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi- tingginya ditujukan kepada semua kontributor dan editor, yang sudah rela melapangkan waktu dan menyumbangkan pikiran serta tenaga untuk membidani kelahiran antologi perdana ini.
Akhirnya, dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa, semoga kata yang menjadi kalimat sederhana ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Selamat membaca !
Bengkulu , Mei 2021













