
Oleh; Hariyanto
Puisi 2.0 yang mensyaratkan tidak lebih dari 20 kata ini begitu ringkas. Bentuknya sederhana karena hanya melihat satu obyek untuk satu judul puisi…..motto PUISI 2.0 adalah
ü SATU PUISI
ü SATU OBYEK
ü SATU SUDUT PANDANG
Ciri –Ciri dan Tehnis penulisan Puisi 2.0 adalah sebagai berikut berikut :
- Jumlah Kata dibatasi antara 9 – 20 kata saja
- Memiliki satu fokus obyek yang disusun menjadi puisi
- Menggunakan satu atau dua gaya bahasa yang jelas.
- Penulis harus benar-benar mendudukkan dirinya dalam puisi, apakah sebagai orang pertama, kedua atau ketiga.
- Mengutamakan 60 % pikiran dan mengungkapkan 40 % perasaan melalui obyek nyata yang dimanipulasi.
- Adanya data dan fakta sehingga dapat ditelusuri keberadaannya.
- Isi puisi semua menggunakan huruf kecil , karena kata yang dipakai hanyasebagai kutipan kenyataan, kecuali judul semua menggunakan huruf kapital
- Topik, tema puisi 2.0 diambil dari diri penulis dan atau lingkungan penulis.
Dalam satu grup khusus belajar Puisi 2.0 penulis bersama beberapa anggota berusaha melatih diri menulis puisi 2.0 setiap hari. Dengan proses ini kita berharap akan melatih mempertajam kemampuan berkarya, disamping secara kuantitas menjadikan semakin banyak karyanya. Grup bersama itu saya beri nama Grup P.2.0 Berpuisi. Ini grup yang terbuka bagi siapa saja yang berminat menulis puisi 2.0 dan saling belajar di dalamnya.
Setiap hari ada saja karya dari beberapa sahabat menuliskannya, dan saya berusaha melaporkannya dalam bentuk tulisan ini. Contoh beberapa puisi hari ini yang muncul di grup sudah lumayan jumlah dan kualitasnya setelah melalui beberapa tahap perbaikan.
Beberapa puisi yang ada hari ini antara lain :
SANG PAMONG
#bu kanjeng
pituturmu
merayapi telinga
wawasanmu
mengagumkan
menggugah karsa
prilakumu
mengukir budi
kasih sayangmu
mempersembahkan
generasi emas
indonesia berjaya
Surakarta Hadiningrat 15022023
#P.2.0
#57
RINTIK GERIMIS
Tung Widut
titik air
terlukis di genangan
lalu menghilang
meraba dedaunan
basah
mengkilat
mentes dari ujung
bening
bagai mutiara
DHUHA (15)
@srirahayu
mentari pagi
hangatkan bumi
sejuk merayap
sirna
basuh muka
tangan dan kaki
jernihkan hati
menghadap Ilahi
bersujud
berserah diri
Surabaya, 15.03.2023
BEDHUK
Oleh : Febri Masita
suara
terdengar syahdu
sang Khalik
memanggil
hamba-hamba
hati bergetar
sujud bersukur
kepada-NYA
RUMAH SAKIT
Oleh : Cak Inin
ambulan
bergantian
parkir berjubel
mobil
motor
loket antrian panjang
depan-depan poli
puluhan mengtri
nikmat Tuhan mana yang kau dustakan
RSUD Soegiri LA, 15022023
GIGI
Oleh : Cak Inin
poli gigi berjubel lagi
antri
dua-dua
pasien
dua dokter
dua perawat
sabar merawat gigi
cabut tambal
sakitnya seribu kali
RSUD Soegiri LA, 15022023. 12.40.
Cak Inin Mukminin
Blitar, 15 Februari 2023
Hariyanto
#KMAC 04













