Just Smile

Terbaru32 Dilihat

Hal yang paling membuat hati orang tua sedih adalah disaat anak-anaknya tidak patuh. Disaat anak melototkan matanya sembari bicara keras seolah- olah ia bicara dengan orang yang tidak dikenalnya.
Ada saja yang membuat anak ini tidak suka dengan orang tuanya. Dimulai dengan tidak menyukai apa yang dibuat oleh orang tuanya, sampai hal sepele seperti ada diingatkan meletakkan sesuatu ditempatnya ia marah.
Memang benar kata ustadz kalau anak- anak itu diamanahi oleh Allah dengan berbagai bentuk.
Ada yang menjadi obat bagi orang tuanya, ada juga yang menjadi penguji kesabaran bagi orang tuanya.
Sekuat apapun orang tua ingin menjadi pengubah sikap seorang anak tetap akan menjadi sia- sia. Jika orang tua tetap kukuh mencoba menyelesaikan sendiri tetap akan menjadi pekerjaan yang sangan melelahkan.
Harus disadari oleh orang tua, bahwa anak itu bukanlah milik kita. Bukanlah ciptakaan kita. Jangan merasa seolah- olah anak itu adalah hak petonya kita. Itu sama dengan mimpi namanya.
Anak itu hanyalah titipan semata dari Allah. Titipan sementara saja, jadi jangan pernah menghadirkan bahwa ia adalah milik kita. Tatkala seorang anak memperlakukan dirimu sebagai orang tuanya dengan tidak baik. Maka jangan pernah marah ataupun bersedih. Cobalah menjeda sejenak akan hiruk pikuknya dunia. Cobalah berdamai dengan diri sendiri. Cobalah refleksi diri, kira- kira apa kesalahan atau dosa yang pernah kita lakukan.
Jangan- jangan disaat anak melakukan hal yang tidak baik kepada kita, dikarenakan oleh sikap kita sendiri.
Kembalilah secepatnya, kembali kepadaNya. Curahkan segala hal yang telah membuat hatimu sedih, segala hal yang telah membuat dirimu terlukan dengan perlakuan anak- anakmu.
Jangan pernah ditunda- tunda lagi, mengadulah kepada Rabb Sang Maha memiliki dan Sang Pembolak baliknya hati hamba.
Jangan pernah berputus asa ya… nikmatilah setiap fase yang hadir dalam hidupmu. Ingatlah duhai para orang tua, ini tidak akan lama. Ini akan cepat berlalu, secepat kedipan matamu.
Yakinlah akan ada hikmah positif dibalik semua kejadian yang Allah hadirkan dalam hidupmu.
Ada yang harus disadari bahwa kita bukanlah seorang nabi ataupum malaikat. Seorang nabipun diuji dengan anak- anak dan keluarganya. Nah, kita hanya seorang hamba biasa. Maka sudah selayaknya kita mendapat ujian.
Bukankah untuk menjadi orang tua yang disukai kita sebagai orang tua harus lebih banyak belajar. Bukankah untuk menjadi orang tua kita yang dikagumi oleh anak- anak kita, harus ada yang kita korbankan.
Pengorbanan terbesar bukanlah harta, melainkan pengorbanan perasaan yang sering dilukai.
Selamat memikmati jadi orang tua terhebat di mata Allah. Jangan pernah menyerah, nikmati and enjoy you life for your future until the end of your life.

Just smile back at every bad treatment you receive

Tinggalkan Balasan