Sudah tiga hari para pejuang-pejuang tangguh BDR (Belajar Dari Rumah). Dikarenakan UAS kelas 6. Disaat selesai mengawas ujian langsung masuk kelas sembari istirahat, sholat dan makan. Suasana kelas hening dan sepi. Sehingga disaat menatap sekeliling yang ada hanyalah meja berwarna pink, kursi biru, papan tulis, papan mading, tempat portofolio anak-anak dan ada juga pojok pustaka kelas. Ada juga bagian-bagian lain yang pastinya semuanya membisu.
Biasanya kelas ini selalu ramai dengan para pejuang tangguh. Generasi emas yang akan sukses dimasa depan dengan perubahan-perubahan terbaik untuk kebaikan orang banyak.
Ada rasa yang terus mengusik di dalam dada. Rasa rindu yang teramat dalam akan sosok yang gagah dan cantik. Itulah para peserta didikku yang hampir setiap hari ada saja kegiatan yang mengeratkan jalinan diantara kami.
Apa khabar anak-anak hebat? Adakah rindu yang sama dengan yang ustadzah rasakan?
Berharap anak-anak ustadzah semuanya sehat, semangat dan optimis dalam melakukan setiap aktifitas yang dilakukan. Aamiin
Tidak sabar rasanya ingin bertemu. Ingin melanjutkan cerita dan kisah diantara kita. Jangan biarkan rasa rindu ini bertepuk sebelah tangan.
Balaslah dengan senyuman dan do’a, semoga semua ini cepat berlalu.
Bila tiba masanya kita akan bertemu, akan ada kisah indah lagi yang akan kita ukir. Kisah yang terus teringat karena kisah yang kita ukir bukanlah kisah biasa. Tetapi kisah yang nyata yang menjelma menjadi sebuah keterikatan yang tidak bisa dipisahkan.
Sampai bersua di hari Senin ya para pejuang. Kita akan pergi kunjed (kunjungan Edukasi) ke tempat yang akan menambah sejarah diantara kita.
Love you so much all.
Yakin rasa rindu ini akan berbalas dengan adanya pertemuan diantara kita. Insya Allah







