Allah Sedang Rindu

Terbaru434 Dilihat

Dulu jika ada masalah yang pertama sekali dilakukan adalah mencari orang lain yang bisa membantu menyelesaikannya. Menceritakanapa yang sedang terjadi dan terkadang juga diiringi air mata. Alasannya cuma satu yaitu minta solusi dari orang itu.

Lama hal itu terjadi curahan hati kepada manusia. Awalnya sudah sepakat untuk saling menjaga rahasia akan apa yang dibicarakan.

Untuk saat itu memang ada rasa nyaman yang dirasakan. Orang yang mendengarkan kita bercerita juga mendengarkan dengan seksama.

Sembari memberikan solusi dan masukan maka saat itu ada ketenangan yang kita rasakan. Namun beberapa menit setelah curahan hati tersampaikan ada rasa was-was yang melanda.

Dipikiran berkecamuk kata-kata dan kalimat- kalimat. Muncul pertanyaan- pertanyaan, apakah rahasia itu akan terjaga dengan baik? Hati berdegup kencang dan pelan- pelan hadir rasa menyesal akan apa yang telah dilakukan.

Terkadang janji yang telah terpatri dengan mudah diingkari. Tanpa disadari keesokan harinya apa yang kita bicarakan dengan orang lain telah diketahui oleh orang lain.

Itulah dasyatnya akibat jika yang dijadikan tempat curahan hati adalah manusia.

Akan berbeda ceritanya jika yang dijadikan tempat curahan hati adalah Allah. Akan banyak curahan cinta yang akan diberi. Tidak hanya kenyaman, ketenangan dan rasa sayang yang dapat kita rasakan.

Tidak ada rasa was-was yang melanda setelah curahan hati tersampaikan kepada_Nya. Hanya kebahagiaan dan rasa lapang di dada yang akan kita daatkan.

Curahan hati kepada_Nya tidak akan pernah bocor kepada siapapun. Itulah salah satu yangbakan membuat hati tenang.

Salah satu pertanda kedekatan hamba dengan Rabbnya adalah tatkala seorang hamba ada masalah Allah tidak pernah menolak hambanya. Melainkan menunggu hambanya untuk selalu datang kepadanya.

Jadi tempat curahan hati terbaik adalah hanya kepada_Nya. Jikalah diri menyadari hal ini, maka tidak ada lagi tempat-tempat curahan hati kepada yang lain. Seperti manusia, media sosial dan yang lainnya.

Curahan hati kepada manusia akan berakhir was-was dan terkadang rasa kecewa yang teramat dalam. Sehingga membuat diri kita trauma berat, sehingga hatipun terluka dan sulit untuk bangkit.

Maka jika ada manusia mencurahkan hatinya kepada manusia disaat suka dan dukanya maka bersiaplah patah hati. Karena seyogyanya mengadu kepada manusia adalah patah hati yang disengaja.

Allah lah yang patut dicari untuk menyelesaikan masalah-masalah kita. Jikalah ada masalah hadir dan kita merasakan sedih yang dalam maka baliklah kepada Sang Maha Penyayang hambanya.

Ada pesan cinta yang selalu disampaikan Allah kepada kita hambanya. ” Hambaku… Jika ada masalah hadir dalam hidupmu, maka kembalilah padaku”.

Jika Allah beri kita masalah dalam hidup, maka cepatlah tersadar. Bisa jadi disaat setiap masalah itu hadir ada pesan cinta dari Allah yaitu Allah sedang rindu dengan kita.

Tinggalkan Balasan