Novel : Tatkala Rumput Kusut Masai (10)

Novel ini bercerita tentang wanita cantik jelita bernama Anindia Nilajuwita. Sosok yang terbelenggu cinta pertamanya. Tatkala Rumput Kusut Masai adalah gambaran galau hatinya. 

Lamunan

Liburan semester ini untuk pertama kalinya Anindia pulang ke Indonesia. Enam bulan sibuk dengan urusan kuliah Manajemen Lingkungan di University of Queensland, membuat Anin rindu berat dengan Kota Bogor.

Maka kesempatan liburan ini ingin Anindia manfaatkan sebaik-baiknya. Melepas kerinduan untuk Papa dan Mamanya.

Sebagai anak tunggal, Anindia semakin mandiri karena segala sesuatu harus dilakukan sendiri. Kedua orang tuanya juga tidak pernah memanjakan secara berlebihan.

Pada liburan ini Anindia sengaja tidak memberi kabar tuangannya, Roby yang berdinas di Mabes TNI di Cilangkap.

Sejak lulus dari Magelang dengan nilai terbaik, Roby memang ditempatkan di Cilangkap sambil menunggu penugasan ke luar Jawa.

Anin seharusnya pergi ke Jakarta menjumpai Sang Kekasih, tapi entah kenapa gadis ini lebih suka tinggal di Bogor.

Bahkan di rumah berkali-kali Papanya menyarankan agar Anin berlibur di Jakarta saja. Ayahnya berharap anak gadisnya bisa “quality times” bersama tunangannya, Roby.

Namun Anin tetap memilih liburan di tempat kelahirannya, Bogor, yang begitu banyak meninggalkan kenangan.

Anindia sendiri tidak tahu mengapa pertunangan ini dirasakan justru telah mengikat kebebasannya. Dalam arti segala sesuatu harus dikaitkan dengan Roby.

Anin juga tidak tahu mengapa selama ini surat-surat via email dari Roby tak pernah dibalasnya. Jikapun berkomunikasi via medsos, anin hanya sekedar melayani dengan jawaban seperlunya.

Selama ini gadis ini juga tidak mengerti mengapa harus bersikap dingin kepada Roby.

Entahlah nampaknya Anindia masih menyukai kebebasan. Cincin tunangan yang melingkar di jari manisnya dirasakan telah merengut kebebasannya.

Entahlah yang jelas kini Anindia merasa seperti ada yang membelenggu kebebasan di ruang hatinya. Anin tidak tahu harus berbuat apa.

BACA JUGA : Tatkala Rumput Kusut Masai (1). 

Salam Literasi @hensa.

BERSAMBUNG Tatkala Rumput Kusut Masai (11). 

Novel ini hanya fiktif. Andaikata ada kesamaan nama-nama dan tempat, maka hal itu hanya kebetulan semata. 

Tinggalkan Balasan

1 komentar