Kerukunan Dalam Bermasyarakat

Terbaru511 Dilihat

Nama kelompok :

1. Desvi Talia (20049)

2. Heru Wicaksono (20057)

3. Salsabila Rizkyta Putri (20073)

4. Marselina Rosnatika (20061)

5. Shita Dara Kinanti (20075)

Indonesia terdiri dari beranekaragam suku, ras, budaya dan agama. Kadang keberagaman ini memicu timbulnya konflik. Untuk itulah diperlukan sikap toleransi, kesabaran dan kerendahan hati dalam hidup bermasyarakat. Kerukunan hendaknya dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Bila sikap saling toleransi dijunjung tinggi dalam sebuah keluarga, tentunya akan berimbas dalam kehidupan bermasyarakat.

Demikian halnya dalam menciptakan kerukunan beragama. Masyarakat Indonesia memeluk agama yang berbeda, sudah barang tentu diperlukan toleransi sesama umat beragama demi meminimalisir pertikaian. Salah satunya dengan menciptakan Tri Kerukunan Umat Beragama, yang meliputi: kerukunan internal umat beragama, kerukunan antar umat beragama, dan kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah. Jika kerukunan antar umat beragama terjalin dengan baik, maka kehidupan dalam masyarakat pun akan terjalin dengan harmonis. Masyarakat akan merasa aman dan damai hidup di Negara sendiri.

Kerukunan hidup antarsuku, golongan, maupun bangsa sangat dianjurkan oleh Allah SWT demi tegaknya persatuan dan kesatuan di masyarakat. Kerukunan itu akan mencegah terjadinya perselisihan dan perpecahan yang membawa dampak buruk bagi kelangsungan hidup umat manusia.

Kerukunan adalah modal utama demi kelangsungan pembangunan hajat hidup sebuah bangsa. Pembangunan tidak dapat berjalan sempurna apabila sumberdaya manusianya tidak memiliki sikap saling menghargai di antara sesamanya.
Adanya saling pengertian, hormat-menghormati, dan adanya kesamaan visi secara umum yang menghapus segala bentuk perbedaan akan dapat mewujudkan bentuk kerukunan yang dinamis. Sikap itu harus tumbuh, baik secara vertikal (pemerintah dengan rakyat) dan horizontal (antarsesama anggota masyarakat).

Faktor dan unsur pembentuk terciptanya kerukunan yaitu Nilai dan Norma dalam kehidupan berkeluarga, beragama, berbudaya, berbangsa dan bernegara, terdapat sistem nilai atau norma baik itu yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Nilai dan norma ini merupakan pedoman hidup yang diterima dan diakui bersama oleh masyarakat. Keberadaan nilai dan norma ini dalam kehidupan bersama menjadi sangat panting terutama dalam mengatur hubungan dan tata kelakuan dalam hidup bersama.

Oleh karena itu hidup rukun memang wajib diterapkan dimana saja dan kapan saja, karena sebagai makhluk sosial maka setiap orang tidak akan dapat hidup sendirian dan pasti membutuhkan bantuan dari orang lain. Oleh sebab itulah menjaga hidup rukun menjadi suatu hal yang penting, dengan hidup rukun pula dapat berarti bahwa setiap orang saling menghormati satu sama lain walaupun memiliki latar belakang yang berbeda beda.

Terkadang, era modernisasi tidak serta merta membuat manusia menjunjung tinggi pentingnya kerukunan. Mereka mempunyai pola pikir sendiri, yang kadang menimbulkan konflik dan saling bersitegang. Sifat egois, menang sendiri atau bahkan tidak peduli dengan sekelilingnya kerap menghantui kehidupan

Kerukunan menyangkut keseimbangan sosial dalam masyarakat, dimana masyarakat berada dalam situasi bebas konflik tanpa pertikaian. Terkadang sulit untuk menciptakan kondisi yang benar-benar tenteram dan damai. Pertikaian yang terjadi dalam masyarakat bisa saja disebabkan oleh banyak faktor kepentingan. Dan kepentingan-kepentingan yang bersinggungan inilah mengakibatkan ketidakharmonisannya hubungan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kerukunan merupakan dambaan bagi setiap manusia, hidup tanpa kerukunan membuat kita dan orang terdekat kita tidak nyaman, kerukunan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, oleh karena itu kita harus menjaga dan membuat kerukunan tersebut menjadi baik, tanpa adanya perselisihan dan pertikaian diantara umat manusia.

Kerukunan dapat dilakukan dengan hal-hal kecil seperti memberi makan ke tetangga kita, saling menyapa terhadap orang yang kita kenal, sopan santun setiap manusia, hal kecil tersebut membuat kerukunan terjalin dengan baik, dan terhadap teman kita orang tua kita sahabat-sahabat harus terjalin komunikasi yang baik. Terimakasih kepada bapak Thamrin, dan teman teman pembaca setia website ini wasalamualaikum warahmatullah hiwabarakatuh.

Tinggalkan Balasan