“Aku hanya memiliki ini, 2 tangan dan 10 jemari. Dalam setiap jemari ini
menyimpan keajaibannya yang harus dibongkar satu persatu.
Hingga suatu saat akan terlihat sebuah cahaya yang cemerlang.”
(Hesty Trimurti Gorang)
Sudahkah kita ucapkan terima kasih untuk kedua tangan kita dan 10 jemari kita. Sebagai tAnda syukur kita atas apa yang telah diberikan Tuhan untuk kita. Itu adalah aset terbesar kita yang tidak bisa dibayar dengan apa pun. Bayangkan saja jika kau kehilangan salah satunya. Kau harus berusaha untuk menulis dengan apa yang kau miliki.
Jika kau memiliki hanya kanan maka kau akan menulis hanya dengan yang kanan, jika kau hanya punya yang kiri, kau harus belajar terlebih dahulu menulis menggunakan tangan kiri. Kecuali kau memang sudah bisa menulis dengan tangan kiri. Lalu bagaimana jika tak punya keduanya. Apakah mimpi jadi seorang penulis hanyalah angan dan bayangan saja.
Ajaklah dia bicara setiap kau beribadah. Saya tidak bermaksud untuk menyuruh kalian bertindak aneh, namun melakukan hal seperti itu adalah tAnda kita peduli dengan apa yang kita miliki. Banyak manfaat yang kita dapatkan dari sepasang tangan ciptaan Tuhan. Kemudian apakah salah jika kita mengungkapkan rasa syukur dengan mengucapkan terima kasih kepadanya?
Aku pun sering melakukan hal itu disela-sela waktu shalat, aku berkata padanya. “Wahai kedua tanganku, wahai 10 jemariku. Kalian diberikan Tuhan kepadaku sebagai aset termahal yang tak bisa aku hargai dengan rupiah, bagaimana dan akan jadi apa diriku jika salah satu dari kalian ada yang cacat. Terima kasih kalian terus kuat di atas tombol keyboardku, selalu kuat menggenggam penaku untuk terus mengukir di atas lembaran kertas.”
Aku yakin dengan memberikan kata-kata positif kepada anggota tubuh, akan ada energi positif yang bertambah. Hal itu pula aku rasakan. Dalam beberepa minggu terakhir ini aku merasa tangan ini cepat lelah khususnya dipergelangan tanganku yang terkadang tiba-tiba lesu dan tidak bisa digerakkan. Kemudian aku genggam tanganku sendiri dan meletakkan di depan bibirku dan berkata.
“Aku adalah sahabatmu, Tuhan memberikan untukku agar aku menjagamu. Untuk itu aku mohon jangan sakit atau pun cacat. Kita akan mengukir cerita di atas kertas. Bukankah kita akan terus mengarang dan berbagai ilmu? Maka aku tak akan membiarkan hal buruk terjadi padamu.”
Apakah hal itu terlihat sangat bodoh? Sekali lagi aku boleh katakan tidak. Jika kalian tidak percaya, lakukanlah, bukan untuk tangan kalian saja. Jantung, paru-paru, dan anggota tubuh lainnya. Sentuhlah tepat pada bagian tubuhmu lalu ungkapkan kata-kata positif untuk mereka. Seperti ucapan terima kasih. Ungkapan sederhana ini akan memberikan energi positif untuk anggota tubuhmu. Praktekkan saja.








