Ayah bunda, diantara bentuk amal sholeh kita yang tidak terputus, adalah ketika kita mendidik anak kita, ketika kita membimbing anak kita, mengasuh anak kita, mengajarkan mereka. Sejatinya, ini perbuatan yang akan menjadi amal kita yang tidak pernah terputus. yang akan terus mengalir pahalanya untuk kita.
Bagaimana sabda Nabi yang mulia Shollahualaihi Wasallam,,
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ
“Apabila anak adam meninggal dunia, akan terputus amalnya kecuali 3 hal.
صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ
“sodaqoh jariyah”
عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ
“Ilmu yang dapat diambil manfaatnya”
وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Anak sholeh yang mendoakan oranag tuanya.”
Karena didalam riwayat hadist yang lain, Nabi juga bersabda
“INNA AULADAQUM MIN HASBIQUM”
Sesungguhnya anak – anak kalian termasuk hasil dari jeri payah kalian, dari upaya kalian. Sjauh mana kita mendidik anak – anak kita, maka sejauh itu pula Allah akan memberikan balasannya.
Ini juga yang terkandung dalam doa, yang diajarkan didalam Alqur’an, yang sering anak – anak kita ucapkan
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
“Robbigfirlii Waliwaalidayya Warhamhumaa Kamaa Robbayaani Shogiraa”
Hikmah dibalik doa tersebut, mengandung permintaan.
وَارْحَمْهُمَا
“Kasihilah mereka berdua ya Allah.”
كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
“Sebagaimana keduanya mendidik aku diwaktu kecil.”
Artinya, semakin kita memperhatikan pendidikan anak kita, maka sebesar itu pula rahmat dari Allah Subhanahu Wata’ala yang akan diberikan.
dan ketahuilah Ayah Bunda, ketika kita mendidik mereka, kita ajarkan kebaikan, sejatinya kita sedang mendakwahi mereka, mengajak mereka kepada Allah.
siapa orang yang lebih baik perkataannya dari orang yg mengajak kepada allah ,beramal sholeh, dan berserah diri? Inilah amalan terbaik. Saat kita da’wah ilallah, ini pahalanya sangat besar.
***
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ, فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
” Siapa yang menunjukkan kebaikan, akan mendapat pahala seperti yang melakukannya.”
contoh ketika kita mengajarkan doa makan, anak kita akan mendapat pahala dan kitapun akan mendapat pahala, baik semasih hidup maupun hingga meninggal dunia.
ketika memiliki anak yang sholeh, mereka mendoakan kita, memohonkan istigfar , ampunan untuk kita, saat itu kita sudah berkalang tanah ini sangat bermanfaat untuk kita.
seorang yang diangkat derajatnya disurga, kemudian dia bertanya, “Bagaimana bisa aku mendapatkan ini?’ maka Allah ta’ala menjawab, “lantaran istigfarnya anakmu kepadaKU”.







