Nama : Indri Haryanti
Kelas/Nim : 1 A / 21021
Tugas : KWN
Mewujudkan cita-cita
Halo, perkenalkan nama saya Indri Haryanti,saya anak perempuan pertama dari 3 bersaudara. Saya lulusan dari SMAS Muhammadiyah 2 Jakarta Pusat jurusan IPS. Disini saya akan menceritakan tentang apa cita-cita saya dan sepenggal pengalaman yang saya miliki. Cita-cita bagi diri saya sendiri memiliki arti suatu impian atau harapan akan masa depan. Cita-cita adalah sebuah mimpi yang sangat sulit untuk di gapai namun, hal tersebut tidak membuat saya menyerah dalam meraih nya. Karena sesulit apapun jika kita ingin meraih sesuatu atau cita-cita pasti bisa kita gapai jika kita ingin berusaha dengan sungguh-sungguh.
Sebelum nya, saya baru lulus tahun 2021 ini. Cita-cita saya sejak kecil hingga saya beranjak dewasa selalu berubah-ubah. Yang awal nya saya bercita-cita ingin menjadi seorang perawat ketika saya melihat saudara menjadi seorang perawat. Ketika saya amati,saya mencari informasi tentang keperawatan dan saya berminat mencari tau tentang apa itu profesi Perawat,dari situ saya memahami tentang apa saja yang harus dipersiapkan dan diperhatikan ketika ingin menjadi seorang perawat.
Sejak saya duduk di bangku SMP,saya sudah mencari tau tentang Profesi perawat dengan cara mencari kampus Negeri dan Swasta di Jakarta. Namun, saya sempat putus asa karena pada saat saya mendaftar di SMA saya hanya bisa memasuki jurusan IPS dikarenakan kuota bangku di kelas IPA sudah tidak ada dan saya diberi waktu selama 2 hari untuk mengambil jurusan itu atau tidak sekolah di sana. Setelah saya pulang,saya browsing mencari-cari tentang pendaftaran akademi keperawatan yang bisa mengambil jurusan IPA/IPS. Setelah saya cari akhir nya saya menemukan nya yaitu di Stikes RSPAD Gatot Soebroto.
Setelah saya SMA saya memantapkan diri untuk kuliah disana dan saya sangat semangat belajar dengan hal-hal yang baru saya pelajari. Setelah lulus SMA saya melihat portal pendaftaran disana sudah dibuka pada gelombang 2. Ketika saya mendaftar disana melalui online, sebenarnya saya kurang percaya diri akan potensi yang saya punya. Saya terkadang merasa takut gagal dan takut untuk berani mencoba. Pada saat saya mengikuti tes di sana ternyata saya gagal pada tahap uji tulis. Hampir saja saya putus asa,namun ketika saya mengikuti seminar, saya menemukan akademi keperawatan polri dan Alhamdulillah, ketika saya mendaftar disini tidak ada kendala yang memberatkan saya.
Setelah saya menjadi mahasiswi Akper Polri ini,saya ingin melanjutkan cita-cita saya ingin menjadi perawat pada bidang forensik. Saya sangat tertarik ketika sejak PKKMB diberi tau bahwa lulusan akper polri ini bisa menjadi bagian dari tim medis forensik. Menurut saya,ini merupakan hal yang sangat inginkan. Mungkin akan berbeda pada perawat-perawat lainnya,namun sesuatu perbedaan menurut pandangan saya ini merupakan sesuatu hal yang unik dan patut untuk saya coba dan kebetulan orang tua saya sangat mendukung apapun yang saya inginkan dan insya allah saya akan melanjutkan pada jenjang pendidikan yang saya inginkan kedepannya.
Atas izin Allah dan orang tua,saya yakin bisa menjadi seorang perawat yang profesional dan sukses dikemudian hari. Saya juga akan membuktikan bahwa menjadi seorang perawat itu tidak semudah dan tidak serendah yang orang lain lihat.





