Terbaru745 Dilihat

NAMA : JEVANIAR NELLASAH

KELAS / NIM : 1B (21079 )

TUGAS : KEWARGANEGARAAN

 

Assalamualaikum wr.wb.

Perkenalkan nama saya Jevaniar, umur saya 19 tahun saya berasal dari keluarga broken home.setiap orang pastinya memiliki cita-cita atupun impian yang ingin mereka gapai, begitupun dengan saya yang memiliki cita-cita ingin menjadi seorang dokter. Sewaktu saya kecil saya tinggal Bersama dengan mama dan kaka perempuan saya, mengapa saya memilih menjadi seorang dokter? Karna saya berkeinginan keras untuk merawat dan menjaga mama saya dan kaka saya semasa mereka tua nanti.

Dan saya juga sangat ingin membantu semua orang agar bisa mendapatkan perawatan secara gratis dan perawatan yang layak untuk mereka dapatkan, karna saya tidak mau melihat orang lain menangis karna kehilangan seseorang yang mereka sayangi.

Tetapi, seiring berjalannya waktu dimana pada saat itu cita-cita saya berubah ingin menjadi seorang pengecara,agar saya bisa membantu mewakili kepentingan hukum klien dan mencoba menyelesaikan perselisihan seefektif mungkin. Pengecara pun memiliki peran penasehat ,lalu saya belajar lebih giat lagi untuk menggapai apa yang saya cita-citakan. Saya selalu mencari tahu tentang bagaimana berbicara didepan umum, dan belajar memiliki kekuatan untuk mengubah cara orang memandang sesuatu dan pada akhirnya dapat mengubah dunia menjadi lebih baik.

Tak sampai disitu saja, cita-cita saya pun berubah lagi untuk menjadi seorang pramugari. ya seperti yang orang lain tahu bawasahnya peramugari merupakan salah satu dari beberapa orang yang menginkannya, saya yang sangat mengimpikan menjadi seorang pramugari akhirnya harus berhenti menginginkannya. Karna pada saat itu saya baru memulai masuk kesekolah menengah pertama (SMP).

Dan saya berubah pikiran untuk bersekolah ke pondok pesantren yang ada didaerah cikeas, mengapa saya malah memilih untuk masuk kesekolah pondok pesantren? Karna pada awal mulanya diperumahan saya pada saat Ramadhan mengadakan kajian secara bersamaan dan pada waktu itu ada tausiah yang dibawakan oleh seorang kaka perempuan yang masih muda, disitu ayah saya berbicara pada saya “ ayah pengen deh kamu bisa seperti kaka itu” dan pada saat itu juga aku berfikir untuk menjadi apa yang diinginkan ayah saya.

Tak terlepas dari itu akhirnya saya bersekolah dipondok pesantren dan disitu saya berpikran untuk mendalami agam agar supaya saya bisa menjadi seorang ustadzah dan menjadi seorang muda penghafal alQur’an, seiring berjalannya waktu saya mengetahui banyak ilmu tentang agama islam dan saya juga bisa belajar cara menghafal alQur’an dengan suara yang benar dan cara cepat menghafal alQur’an.

Dipondok pesantren juga mengajarkan saya cara berorganisasi dan belajar bermasyarakat dengan orang lain, terus berjalan sampai akhirnya saya lulus SMP dan mendapatkan sertifikat organisasi sebagai ketua yang  berhasil menjalankan kewajiban dan bertanggung jawab atas organisasinya. Akhirnya saya melanjutkan untuk ( SMA ) dipondok pesantren tersebut, saya terus menjalani aktifitas dipondok pesantren sampai akhirnya saya merubah impian atau cita-cita saya lagi untuk masuk kuliah jurusan psikologi.

Mengapa saya mengubah pemikiran saya untuk berkuliah jurusan psikologi? Karna saya melihat  banyak sekali  siswi anak pondok yang sering kali mendapatkan masalah, entah itu masalah pribadi seperti keluarga ataupun masalah yang ada dipondok pesantren seperti bertengkar dengan teman sendiri. Nah dari situ saya berfikir bagaimana saya bisa membantu orang lain menyelesaikan atau membuat mereka bisa lebih tenang menghadapi masalah mereka, makanya saya mengambil keputusan untuk berkuliah jurusan psikologi.

Tidak berhenti disitu saja setelah saya lulus jalur corona 2020, saya berpikiran untuk berkerja agar bisa membayar biaya kuliah saya sendiri secara mandiri. Dan pada tahun ini  seperti awal niat saya  ingin berkuliah dijurusan psikologi, tapi Allah berkehendak lain dan membuat ayah saya memberi keputusan untuk menyuruh saya berkuliah di keperawatan, awalnya saya kaget dan tidak menyangka karna pada awalnya saya yang mempunyai cita-cita ingin menjadi seorang dokter dan sampai berganti terus menerus untuk cita-cita yang lain, pada akhirnya dipersatukan dengan jurusan yang berhubungan  juga dengan rumah sakit.

Saya yang tidak berhenti bersyukur dan berharap agar saya bisa aktif dan bisa mengikuti oraganisasi diAkper polri, agar apa yang saya cita-citakan bisa tercapai, target saya keedepannya agar saya bisa membantu keluarga saya dan juga orang lain dan saya akan terus berusaha untuk kedepannya yang insyaallah ingin melanjutkan kuliah s1 diuniversitas Indonesia dengan jurusan dokter, walaupun saya harus mengulang mata pelajarannya seperti awal.

Dan saya memiliki tekad untuk terus melanjutkan perkuliahan sampai jenjang s3 agar saya bisa membuka rumah sakit milik saya sendiri dan bisa menjadi orang yang sukses dalam menggapai apa yang saya cita-citakan.

 

TERIMAKASIH.

 

 

Tinggalkan Balasan