Diam

: Kharir Hatta

 

Telinga ini sudah pengar

Oleh cerita dan kisah yang melaju dari mulutmu

Bibir tebal dan hitam bau tembakau

Lebih baik kau diam saja

Dari pada bersuara

 

Tidakkah kau sadari

Sedari tadi kuperhatikan gerak-gerikmu

Berkelindan dalam gelap

Coba hapus rintik hujan senja tadi

Yang menempel pada jendela musala

Cipratannya jadikan kau riang, dan itu,

Bisa membungkam mulutmu yang membiru

Kembali bercahaya dengan suara

Pengar di telinga

 

 

Kendal, 20 September 2021#32

Tinggalkan Balasan