Berbalas Pantun
Sabtu Petang YPTD

Akar seruntun lilit benalu,
Pokok markisa banyaklah duri,
Belajar pantun janganlah malu,
Budaya bangsa pasti lestari.(Mas Miftah)
Kalau pergi ke Bengkulu
Ke pantai panjang jangn lupakan
Pantun ada sejak dahulu
Ayo kita lestarikan( Lusia )
Kebaya dipakai anggin berseri,
Dipakai oleh anak raja
Budaya bangsa pasti lestari.
Dengan Literasi jadi bermakna( Elok)
Pasangan kebaya adalah batik
Batik,kain asli Indonesia
Membaca pantun hati tergelitik
Dari sedih menjadi bahagia(Lusia)
Elok sungguh bunga Dahlia
Tiap pagi siramlah dulu
Salam kenal dari Lusia
Berasal dari propinsi Bengkulu( Lusia)
Di tengah sawah ada pondok
Sungguh senang berada disana,
Padang kota kelahiran Elok,
Sumbar nama provinsinya.(Elok)
Saya Suka makan Duku.,
Apalagi buah mangga,
Dewi Elfia nama ku,
Elok Dewi Panggilannnya.(Elok)
Beli buah ke pasar baru
Jangn lupa kembaliannya
Senangnya punya teman baru
Bu Elok panggilannya( Lusia)
Malam ini terasa sunyi,
Hanya terdengar suara katak,
Saya dipanggil Elok oleh saudara,
Elok artinya baik dan juga kakak.(Elok)
Jangan berlari ketika lemah
Berjalan pelan nantipun sampai
Bunga Matahari merekah ramah
Duduk ditaman di petang santai( Thamrin Dahlan)
Elok nian danau Bastari
Di kelilingi pemandangan alam
Istirahat siang hari
Persiapan menulis nanti malam(Lusia)
Berjalan pelan nantipun sampai,
Jatuh tersungkur bangkit perlahan,
Duduk di taman di petang santai,
Nikmat bersyukur karunia Tuhan.( Mas Miftah)
Penduduk aman dan damai,
Ditambah indah pemandangnya,
Duduk di taman di petang santai,
Bersama keluarga betapa senangnya.( Elok )
Duduk santai dipetang hari
Sambil memandang lurus ke jalan
Anugerah Tuhan selalu disyukuri
Diberbagai situasi dan keadaan( Lusia )
Jalan beriring anak itik
Induk di depan membuka jalan
Balas berbalas tilik menilik
Duduk bertaulan suri tauladan(Kharir Hatta)
11 September 2021
Salam Literasi






