Oase Ramadhan Hari ke 9 ““Mendoakan Pemberi Takjil Saat Berbuka”

Terbaru367 Dilihat

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun” ( HR. Tirmidzi )
Istilah takjil kita dengar ketika bulan Ramadhan tiba. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia takjil memiliki makna mempercepat atau menyegerakan dalam berbuka puasa.
Namun, dikalangan masyarakat takjil adalah istilah umum yang digunakan untuk berbuka puasa berupa makanan dan minuman yang disediakan di Masjid atau di Mushalla menjelang berbuka puasa.
Bulan Ramadhan merupakan ladang untuk berlomba lomba menanam amal kebaikan, karena pada bulan Ramadhan segala amal kebaikan dilipatgandakan dibandingkan dengan bulan lainya.Salah satunya dengan menyediakan makanan atau minuman untuk orang berbuka puasa baik di Jalan, Mushalla atau Masjid sekitar tempat tinggal kita.
Memberikan makan atau minuman bagi orang yang berpuasa pahalanya sama dengan pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedkitpun pahala puasa orang tersebut.
Lalu bagaimana kita berterima kasih terhadap orang yang memberikan Takjil ?
Orang yang kebetulan berbuka puasa di Jalan, Mushalla atau Masjid, sudah sepantasnya mendoakan orang yang memberi makanan atau minuman sebagai balas budi dan syukur kita kepada Allah SWT. Sebagaimana doa yang dicontohkan oleh baginda Rasulullah SAW. Suatu ketika Nabi diberi minum oleh sahabat dan beliau mengangkat kepalanya ke langit dan mengucapkan ;
“Ya Allah, berilah makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah anugrah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku” ( HR. Muslim).
Dalam riwayat yang lain Nabi juga berdoa dengan “Ya Allah, berkahilah rizqi yang engkau anugrahkan kepada mereka, ampuni mereka dan berikanlah rahmat kepada mereka” (HR. Muslim)
Semoga Bermanfaat….
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Semoga Puasa Kita Diterima Oleh Allah SWT
Aamiin Ya Rabbal’alamiin

Tinggalkan Balasan