Pantun Hari Ahad, Berpantun Sembari Istirahat

Fiksiana, Pantun, Puisi842 Dilihat

HARI Ahad hari istirahat. Tugas berat bolehlah seolah tak ingat. Selama sepakan berkutat di pekerjaan harian yang berat dan berat, sementara boleh dilupakan sekejap. Kesibukan di kantor, di sekolah atau di tempat tugas rutin lainnya, sementara diganti dengan pekerjaan ringan di akhir pekan.

Tulisan-tulisan setoran di blog bersama https://terbitin.id/ yang dikelola oleh Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) inipun bolehlah yang ringan-ringan juga. Berpantun, misalnya sebagai pengisi waktu istirahat. Satu atau beberapa bait pantun bolehlah kita muat di blog hebat ini.

Saya sendiri hari ini memposting beberapa bait pantun berikut. Sebutlah sebagai tulisan yang ringan-ringan saja. Bisa jadi hiburan. Semoga teman-teman gurusianer berkenan membacanya. Syukur kalau dikomentari dengan pantun juga. Inilah pantun hari Ahad.

I

Duduk melunjur kaki dilipat

Tangan sebelah letak di bahu

Mari berhibur di hari Ahad

Melapas lelah sepekan lalu

II

Jalan bergegas kaki diangkat

Anak Bengkalis langkahnya pelan

Banyaklah tugas dapat dibuat

Tugas menulis tak boleh lupakan

III

Membeli lokan harus ditimbang

Timbangan rusak usah dipakai

Di ujung pekan waktunya lapang

Ibu memasak ayah pun santai

IV

Suara parau usah pekikkan

Orang terkejut saat berlari

Bersenda gurau perlu jalankan

Agar tak kusut rasa di hati

V

Tangan berjabat berdebar dada

Jangan lupakan nesahat guru

Wahai sahabat tua dan muda

Terus lestarikan saling membantu

Tbk,01082021

Semoga teman-teman pengunjung YPTD berkenan juga membalasnya dengan pantun lainnya. Yuk, kita berbalas pantun di halaman ini. Selamat berpantun, sahabat semua. ***

*Juga ada di www.mrasyidnur.blogspot.com dan www.gurusiana.id

Tinggalkan Balasan