SANG PETANI
Kang Khasan
Petani bergegas menuju ladang
Bersama cangkul teman seperjalanan
Tanpa peduli dingin menusuk tulang
Akibat cuaca dan hujan semalaman
Petani tak terpengaruh prahara dunia
Dengan tersebarnya virus corona
Yang masih selalu mengincar mangsa
Baginya, pekerjaanya lebih utama
Tuk mencukupi kebutuhan keluarga
Juga memenuhi sekolah anak-anaknya
Sementara di sana banyak ditemukan
Orang bingung kehilangan pekerjaan
Pekerja kantoran dihantaui kecemasan
Hingga hidupnya penuh kecurigaan
Sekolah sepi seoah tanpa penghuni
Guru bingung menyampaikan materi
Apalagi yang belum menguasai aplikasi
Siswa di rumah diminta belajar mandiri
Mengerjakan tugas tanpa pendampingan
Kadang bermain tanpa ada pengawasan
Sedang petani dari ladang mendapat imun
Hingga jasadnya menjadi aman
Dengan kepercayaan berbentuk iman
Bahwa corona adalah ujian dari tuhan

Bojonegoro, 13 Januari 2021











