Pancasila Kelima Butir Kelima

Literasi, Mahasiswa1754 Dilihat

Nama : Muhamad Alif Tegar Widiyantoro

Kelas   : I B

NIM     : 21084

 

Pancasila Kelima Butir Kelima

Pancasila adalah dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yang terdiri dari lima sila. Lahirnya pancasila dalma sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. Dari berbagai sila banyak didalamnya mengandung butir-butir setiap silanya, jumlah setiap butir yang ada dipancasila yaitu 45 Butir.

Sila ke lima yaitu “keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”, dalam sila kelima terdapat 11 butir. Dalam sila kelima dilambangkan sebagai padi dan kapas, makna lambang tersebut bahwa seluruh rakyat Indonesia mendapatkan perlakuan yang adil baik dalam bidang kebudayaan, agama, suku, hukum, politik, ekonomi, dan sebagainya

Dalam sila kelima butir lima berisi “suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri”, dalam isi butir tersebut mengambil nilai dari kehidupan sehari-hari. Isi dalam butir kelima mengandung unsur bahwa dalam membantu seseorang kita tidak mengharapkan imbalan orang itu, dan banyak juga makna yang kita dapat dari butir tersebut.

Butir kelima dalam kehidupan sehari banyak kita lihat atau kita lakukan sehari-hari. Contoh yang paling kita sering dilakukan dalam butir kelima dalam keluarga yaitu membantu anggota keluarga yang sedang kesulitan. Contoh lain juga banyak yaitu dari hal kecil disekolah yaitu membantu teman yang sedang lupa membawa duit.

Contoh lainnya dari masyarakat yaitu  membantu penggalangan dana untuk masyarakat yang sedang kena musibah bencana. Contoh dari kehidupan saya sehari-hari adalah memberikan pertolongan kepada teman yang sedang kesusahan. isi butir kelima bermaksud yaitu kita harus adil membantu orang atas kemauan sendiri tanpa melihat orang lain dan membeda-bedakan.

butir-butir pengamalan pancasila pertama kali diatur melalui ketetapan MPR NO.II/MPR/1978. Setelah era reformasi, butir-butir pengamalan pancasila disesuaikan berdasarkan ketetapan MPR No.I/MPR/2003. Butir-butir pada awalnya terdapat 36 butir, pada tahun 2003 butir  tersebut diubah menjadi 45 butir.

Pancasila ke lima butir kelima, yang isinya sangat bagus dan mengandung unsur kehidupan. Tetapi masih banyak orang yang tidak mengamalkannya sila kelima dan butir kelima, dan menganggap bahwa hal tersebut itu tidak penting atau tidak dihiraukan. Padahal mengamalkan hal tersebut banyak manfaatnya dan  pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar.

Jadi mulai sekarang kita harus banyak mengamalkan dari sila daan butir-butirnya, dari hal kecil sampe ke hal yang besar. Karna itu menggambarkan kita mengamalkannya dan mencintai pancasila dan butir-butirnya

Tinggalkan Balasan