Day 24 Memilih yang Lebih Penting

Catatan Ramadhan

Ramadhan24 Dilihat

anncapictures-coffee-1199236

anncapictures-coffee-1199236

Ramadhan: Hari-Hari yang Menenangkan Hati

Day 24 Memilih yang Lebih Penting

 

Hari ini sebenarnya ada undangan rapat dan buka bersama pengurus Alumni MSDM UNJ di sebuah rumah makan Padang di daerah Cilandak. Semua biaya acara ditanggung oleh ketua panitia, sehingga para alumni dapat hadir tanpa perlu memikirkan biaya.

Acara dijadwalkan mulai pukul 13.00 hingga selesai.

Awalnya saya sangat berminat untuk datang. Bahkan saya sudah mendaftar sekitar satu minggu sebelumnya. Putra saya juga berusaha menyisihkan waktunya di hari Sabtu karena kebetulan ia tidak sedang piket.

Baju yang akan saya kenakan pun sudah saya siapkan sejak malam sebelumnya.

Namun saat sahur, saya melihat putra saya batuk-batuk dan pilek. Sepertinya ia membutuhkan banyak istirahat.

Hal itu langsung menjadi bahan pertimbangan bagi saya: datang atau tidak ke acara tersebut.

Walaupun ia mengatakan masih bisa mengantar saya, bahasa tubuhnya justru menunjukkan bahwa ia sebenarnya ingin beristirahat. Selama tiga hari terakhir cuaca memang terasa sangat panas, walaupun sesekali turun hujan sebentar.

Kondisi tubuh saya sendiri juga terasa kurang fit. Mungkin karena beberapa hari ini cukup banyak hal yang dipikirkan.

Setelah mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya saya memutuskan untuk tidak menghadiri acara tersebut.

Saya segera mengirim pesan kepada ketua grup untuk menyampaikan keputusan saya.

Beliau cukup memahami kondisi saya.

Tidak lama kemudian beberapa teman kembali menelepon. Mereka sebenarnya berharap saya bisa hadir, karena menurut mereka pertemuan seperti ini jarang terjadi.

Saya merasa tersentuh dengan perhatian mereka.

Namun saya tetap menjelaskan bahwa kesehatan dan kondisi keluarga saat ini lebih penting.

Kadang dalam hidup kita harus memilih dengan tenang: antara keinginan untuk hadir di suatu kegiatan atau menjaga kondisi diri dan keluarga.

Hari ini saya memilih tinggal di rumah.

Saya menemani putra saya beristirahat, menjalani ibadah seperti biasa, dan menikmati suasana rumah yang lebih tenang.

Ramadhan sering mengajarkan bahwa tidak semua kesempatan harus kita ambil.

Ada kalanya keputusan terbaik adalah berhenti sejenak dan menjaga diri.

 

Self Reminder Day 24

Belajar memilih dengan bijak,
mengutamakan kesehatan dan keluarga,
serta menerima bahwa tidak semua undangan harus dipenuhi.

“Kebijaksanaan bukan hanya tentang melakukan banyak hal,
tetapi juga tentang tahu kapan harus berhenti dan beristirahat.”

 

Jonggol, Sabtu, 14 Maret 2026

2026

Nani Kusmiyati
Pecinta Literasi

 

Tinggalkan Balasan