Day 25 Hari Minggu yang Tenang

Catatan Ramadhan

Ramadhan18 Dilihat

geralt-family-3365336

geralt-family-3365336

Ramadhan: Hari-Hari yang Menenangkan Hati

Day 25 Hari Minggu yang Tenang

Hari Minggu di bulan Ramadhan terasa tidak banyak berubah. Bahkan hari ini saya merasa lebih rileks.

Selain untuk memulihkan kondisi putra saya yang sedang flu, saya juga merasa perlu memberi waktu bagi tubuh saya sendiri untuk beristirahat. Hari ini tidak ada tenggat waktu yang harus dikejar.

Putra saya lebih banyak beristirahat di kamarnya. Sesekali ia keluar untuk berbincang dengan saya di ruang tengah. Kami berbicara ringan tentang pekerjaannya di kantor, juga tentang rencananya memperpanjang SIM pada hari Senin.

Ia kemudian menelpon seorang teman sekolahnya yang kini bertugas sebagai polisi. Dari percakapan mereka, temannya memberi arahan mengenai prosedur yang harus dilakukan agar proses perpanjangan SIM berjalan lebih cepat.

Dengan arahan tersebut, pada hari Senin nanti ia tidak perlu menunggu terlalu lama karena sebagian data sudah dipersiapkan sejak sore sebelumnya.

Bagi saya hal itu bukan kolusi atau nepotisme. Dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita mengenal seseorang yang memahami sistem atau prosedur, tentu kita bisa mengetahui tata cara yang lebih jelas dan efisien.

Selain itu, putra saya juga menelpon tukang servis AC untuk datang membersihkan dan mengecek AC di rumah kami, karena beberapa hari terakhir terasa tidak terlalu dingin.

Menjelang sore hari, saya dan putra saya keluar sebentar untuk membeli makanan berbuka.

Kami membeli nasi putih, daging cincang, sambal, dan daun singkong rebus. Saya juga membeli segelas bubur sumsum yang dicampur dengan biji salak, makanan manis berbentuk bulat dari singkong yang terasa lembut dan hangat.

Menjelang waktu berbuka, saya sudah menyiapkan teh panas, obat flu untuk putra saya, serta beberapa camilan yang sudah kami beli sehari sebelumnya.

Setelah berbuka puasa, kami juga menikmati sedikit kue hari raya yang harganya cukup mahal, namun rasanya memang istimewa.

Hari ini tidak ada peristiwa besar.

Namun justru dalam kesederhanaan seperti ini, saya merasakan ketenangan yang jarang ditemukan di hari-hari yang sibuk.

Kadang kebahagiaan hadir dalam bentuk yang sangat sederhana:
beristirahat, berbincang ringan dengan keluarga, dan menikmati waktu tanpa tekanan.

 

Self Reminder Day 25

Menikmati hari yang sederhana,
memberi tubuh waktu untuk pulih,
dan mensyukuri kebersamaan kecil yang sering terlewatkan.

“Tidak semua hari harus diisi dengan pencapaian besar.
Ada hari-hari yang hanya perlu dijalani dengan tenang dan penuh syukur.”

 

Jonggol, Minggu, 15 Maret 2026

Nani Kusmiyati
Pecinta Literasi

 

Tinggalkan Balasan