Day 28 Menjaga Hati Tetap Tenang

Ramadhan11 Dilihat

Jigsawscapes

Jigsawscapes

Ramadhan: Hari-Hari yang Menenangkan Hati

Day 28 Menjaga Hati Tetap Tenang

Pagi ini saya bangun dengan perasaan yang lebih ringan. Mungkin karena kemarin hati saya diingatkan kembali tentang pentingnya bersyukur dan berdzikir.

Selesai sholat Subuh, saya duduk sejenak di ruang tengah. Tidak langsung beraktivitas, hanya menikmati keheningan pagi sambil melafalkan dzikir perlahan.

Udara pagi terasa sejuk. Sesekali terdengar suara burung dari luar rumah, menambah ketenangan suasana.

Hari ini saya tidak ingin terburu-buru.

Saya memulai aktivitas dengan hal-hal sederhana: merapikan dapur, menyeduh teh hangat, dan menyiapkan sedikit makanan untuk sahur yang tersisa.

Putra saya masih dalam tahap pemulihan, sehingga saya membiarkannya beristirahat lebih lama. Saya hanya sesekali mengecek ke kamarnya, memastikan kondisinya semakin membaik.

Menjelang siang, saya membuka laptop. Niat awal ingin melanjutkan penulisan artikel, namun pikiran saya belum sepenuhnya fokus.

Akhirnya saya memilih membaca kembali catatan-catatan yang sudah saya tulis selama Ramadhan ini.

Tanpa terasa, sudah hampir satu bulan saya menuliskan perjalanan harian.

Ada rasa haru ketika membaca kembali setiap cerita. Ternyata banyak hal kecil yang sebelumnya terasa biasa, kini menjadi bermakna ketika dituliskan.

Saya menyadari bahwa Ramadhan ini bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang menata hati dan pikiran.

Siang hari saya beristirahat sejenak.

Menjelang sore, saya kembali melakukan aktivitas ringan di rumah. Tidak banyak yang dikerjakan, hanya memastikan rumah tetap rapi dan nyaman.

Hari ini terasa lebih tenang dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Menjelang berbuka, saya dan putra saya kembali menyiapkan makanan sederhana. Tidak perlu mewah, yang penting cukup dan bisa dinikmati bersama.

Saat adzan Maghrib berkumandang, kami berbuka dengan penuh rasa syukur.

Tidak ada percakapan panjang, hanya senyum kecil dan rasa lega setelah menjalani satu hari lagi di bulan Ramadhan.

Hari ini saya belajar bahwa ketenangan tidak datang dari luar, tetapi dari dalam diri yang mau menerima dan mensyukuri.

 

Self Reminder Day 28

Memperlambat langkah,
menikmati keheningan,
dan menjaga hati tetap dekat dengan Allah SWT.

“Ketenangan bukan karena hidup tanpa masalah,
tetapi karena hati yang terbiasa kembali kepada Allah.”

 

Jonggol, Rabu, 18 Maret 2026.

Nani Kusmiyati
Pecinta Literasi

 

Tinggalkan Balasan