Dalam teori belajar konstruktivisme dinyatakan bahwa “Knowledge is invented, not discovered” yang artinya “Ilmu pengetahuan itu ada karena diciptakan, bukan ditemukan” . Apa arti dari filosofi ini?
Invented atau diciptakan mengandung makna bahwa ilmu pengetahuan itu terjadi dari upaya manusia untuk mendapatkan keinginan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Jadi ilmu pengetahuan itu memang berkembang atau terjadi dari suatu proses yang panjang, bukan serta merta ada, sesuatu yang diusahakan, melalui penelitian. Discovered atau ditemukan mengandung makna dari yang tidak ada menjadi ada, tiba-tiba, tanpa proses.
Menurut pandangan konstruktivisme pengetahuan yang dimiliki oleh setiap individu adalah hasil konstruksi secara aktif dari individu itu sendiri. Individu tidak sekedar mengimitasi atau membentuk bayangan dari apa yang diamati atau diajarkan guru, tetapi secara aktif individu itu menyeleksi, menyaring, memberi arti dan menguji kebenaran atas informasi yang diterimanya (Indrawati, 2000).
Karakteristik pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme adalah :
- peserta didik tidak dipandang sebagai sesuatu yang pasif, melainkan individu yang memiliki tujuan serta dapat merespon situasi pembelajaran berdasarkan konsep awal yang dimilikinya.
- guru melibatkan proses aktif dalam pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengkonstruksi pengetahuannya
- pengetahuan bukanlah sesuatu yang datang dari luar, melainkan melalui seleksi secara personal dan sosial.

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Blog PGRI







