Indahnya Kebersamaan

Terbaru518 Dilihat

Indahnya buka bersama
Suasana bulan Ramadan sungguh menyenangkan. Banyak moment tercipta di bulan ini . Saat hari2 biasa sulit terlaksana, di bulan ini justru menjadi sebuah kewajiban.Berbagai motif menjadi penghambat terciptanya suasana itu. Yang paling sering didengungkan adanya deretan kesibukan yang bertubi2. Baik urusan pribadi maupun kelompok.

Yayasan Al-Muttaqin yang menaungi lembaga pendidikan mulai dari PAUD sampai TK ditambah lagi madrasah Diniyah, mengadakan kegiatan buka bersama. Sebuah kegiatan yang dirancang lesehan itu terkesan sederhana. Tapi insyaAllah tidak mengurangi esensinya. Buka bersama ini menjadi ajang silaturrahmi bagi kami. Keguyuban dalam balutan kebersamaan menjadikan sore itu terasa indah. Apalagi yang hadir bukan hanya guru yang bersangkutan tapi juga bersama keluarga besarnya.

Satu demi satu datang menghadiri acara dimaksud. Banyak wajah2 asing yang tidak pernah terlintas sebelumnya .Mereka duduk beralaskan tikar yang sudah terhampar. Sambil menunggu yang lain datang, mereka saling bercengkrama, bercerita dan juga pastinya menanyakan kabar. Sementara ibu guru dari PAUD dan TK sibuk menyiapkan menu berbuka. Aneka makanan dan minuman sudah mulai di tata di meja panjang. Makanan2 itu sengaja dipesan dari tempat berbeda . Ada ikan bakar, asam manis, bakso, sate ayam dan sempol.

Sedangkan minumannya berupa es blewah dengan sirup berwarna merah. Hem..semuanya sangat menggugah selera.
Jam 17.00 acara di mulai. Ada tausiyah singkat dari ketua yayasan. Isinya berupa penguatan tugas2 kelembagaan baik sebagai guru PAUD, guru TK, maupun guru diniyah. sehingga apapun yang dikerjakan menjadi nilai kebaikan. Selanjutnya beliau juga berpesan agar terus meningkatkan amal ibadah, jangan melewatkan hari2 tanpa sesuatu yang berarti di sepuluh malam terahir ini, agar mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar.Terahir beliau mohon maaf kepada semuanya karena selama ini dirasa kurang maksimal kinerjanya dalam membersamai guru2 semua disebabkan ujian Allah berupa penyakit yang menderanya selama ini. Karenanya Beliau memohon agar senantiasa diberi kesehatan sehingga bisa maksimal mengurus ummat.

Sambil menunggu beduk maghrib Tiba, doa2 dipanjatkan dengan husyuk. Secara serentak mereka tunduk bersama mengharap ampunan dari yang maha kuasa. Adzan Maghrib tiba mereka serentak minum es sebagai menu ta’jil , dilanjutkan makanan yang lain. Acara buka bersama usai setelah menyantap makanan yang telah disediakan. Mereka saling berjabat tangan dan pulang ke rumah masing2.

Tinggalkan Balasan