Menyambut Hari Kemenangan ..

Selamat pagi sobat,

Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang menyambut hari kemenangan.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar kabiro walhamdu lillahi katsiro, wasubhanallahi bukrotaw wa ashila. La illaha ilallahu wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahil khamdu walaa na’budu illa iyyahu mukhlisiina lahuddiin, walau karihal kaafiruun, walau karihal munafiqun, walau karihal musyrikun, laa ilaaha ilallahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, wa a’azza, jundah, wahazamal ahzaaba wahdah. La ilaha ilallahu wallahu Akbar. Allahu Akbar walillahil hamd.

Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah Subhannahu Wa Ta’ala yang telah memberikan nikmat sehat, nikmat iman dan nikmat islam sehingga di pagi hari ini kita dapat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah.

Sudah dua Idul Fitri berturut turut kita merayakannya dengan suasana berbeda akibat adanya pandemi COVID-19.

Kita sebagai hamba Allah Subhannahu Wa Ta’ala harus tetap sabar dan ikhlas terhadap ujian dariNya dengan adanya wabah virus COVID-19 yang dapat mengancam jiwa kita sewaktu waktu.

Hal inilah yang membuat solat Idul Fitri di zona merah dan zona Oranye terpaksa harus kita tunaikan di rumah sesuai dengan petunjuk dari Pemerintah.

Selama sebulan penuh kita menjalani ibadah puasa Ramadhan yang sesuai dengan firman Allah Subhannahu Wa Ta’ala pada QS, Al Baqarah ayat 183 :

“Ya ayyuhalladzina amanu kutiba ‘alaikumu siyamu kama kutiba ‘alladzina min qablikum la’allakum tattaqun”

Artinya :

“Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Ibadah puasa bertujuan untuk menjadikan kita menjadi hamba Allah Subhannahu Wa Ta’ala yang bertakwa.

Oleh karena itu, meskipun kita tidak lagi berada di dalam bulan tersebut, ketakwaan harus tetap kita pertahankan. Ibadah tetap kita jaga dan harus bisa kita tingkatkan.

Bulan Ramadan telah pergi dan kita belum tentu akan bertemu lagi dengan bulan tersebut di tahun depan.

Sejatinya Idul Fitri pada hari ini adalah hari kemenangan umat Islam. Namun tidak semua umat Islam menang di hari yang fitri ini bila mereka justru kembali pada kebiasaan buruk sebelumnya dan hal ini berarti mereka masih kalah oleh hawa nafsunya.

Kita harus berikhtiar agar dapat mengalahkan hawa nafsu kita sehingga kita bisa menang dengan kemenangan yang sebenar-benarnya di hari kemenangan ini.

Menang melawan hawa nafsu, menang untuk tetap menjadi pribadi yang bertakwa. Agar kita layak bergembira di hari kemenangan ini.

Insya Allah ..

Pada kesempatan ini saya menghaturkan kepada sobat semua,

Taqabbalallahu minna wa minkum
Taqabbal Ya Karim
Selamat Hari Idul Fitri
1 Syawal 1442 Hijriyah
Minal Aidin Wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :

 Pergi Ke Pasar Lihat Harga Pangan

Naiknya Tiada Terkira

Idul Fitri Hari Kemenangan

Kita Sambut Dengan Gembira

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH

Depok, 13 Mei 2021

Tinggalkan Balasan

News Feed