Menyempatkan Menulis Di Kompasiana

Selamat pagi sobat,

Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang Menyempatkan Menulis Di Kompasiana.

Kemarin (Sabtu, 09/10/2021) pagi setelah menulis dua artikel dengan menggunakan Handphone, satu artikel untuk dipublikasikan di rubrik NGETEH MORNING pada website YPTD : terbitkanbukugratis.com dan satu artikel lagi untuk dipublikasikan di blog pribadi : doviri974.blogspot.com, saya lanjut bergeser ke depan Laptop untuk mempersiapkan materi kuliah buat mengajar minggu depan. Mumpung materi kuliah tersebut tersimpan dalam flash disk maka tak ada salahnya untuk dipersiapkan lebih awal.

Setelah selesai, saya sempat rehat sejenak untuk menikmati segelas teh hangat dengan beberapa potong kue sebagai sarapan pagi. Hidup terasa lebih nikmat ..

Sebelum kembali ke depan Laptop untuk memasukkan dua artikel yang baru saja dipublikasi ke dalam draft buku, saya teringat sudah sembilan hari saya tidak menulis di Kompasiana.com. Timbul niat saya untuk mempublikasi satu artikel di Kompasiana.com di pagi hari ini.

Sebelum menulis artikel, saya sempatkan mandi dulu biar badan menjadi lebih segar. Setelah mandi, saya menulis sebuah artikel menggunakan Handphone, lebih praktis buat saya.

Artikel bertopik batu akik dengan judul Pirus Aceh Nan Indah tak butuh waktu lama untuk saya tulis kemudian saya publikasikan di blog keroyokan Kompasiana.com yang sudah lama kondang.

Setelah itu, saya mulai bekerja di depan Laptop untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang harus selesai hari ini. Saya memang membiasakan diri untuk bekerja sesuai skedul yang sudah saya rencanakan sebelumnya.

Jelang waktu solat dhuhur saya rehat untuk isoma dan saya baru ingat artikel yang sudah saya publikasi di Kompasiana.com. Saya ingin tahu apakah sudah ada perubahan di bagian statistiknya. Kemudian saya masuk ke halaman Artikel saya dan ternyata, memang sudah terjadi perubahan. Jumlah poin untuk penulis Debutan sudah berubah menjadi 338. Maklum newcomer di Kompasiana.com alias penulis “anak singkong”.

Kemudian jumlah artikel sudah berubah menjadi 26, jumlah pembaca sudah berubah menjadi 3082, rating sudah berubah menjadi 54 dan artikel pilihan juga sudah berubah menjadi 7.

Kaitan dengan perubahan di artikel pilihan, berarti artikel yang baru saya publikasikan menjadi artikel pilihan editor untuk hari ini. Alhamdulillah ..

Untuk naik kelas dari Debutan ke Junior maka saya masih membutuhkan 500 – 338 = 162 poin lagi.

Bagi penulis “anak singkong” macam awak, naik kelas di Kompasiana.com sudah menjadi kebahagiaan tersendiri. Saya masih harus terus belajar dalam hal menulis.

Ada saatnya nanti, saya akan fokus menulis di Kompasiana.com karena saat ini saya masih harus menyelesaikan target menulis di Website YPTD : terbitin.id hingga di akhir tahun 2021. Meskipun usia sudah memasuki Lansia namun semangat untuk menulis harus tetap tinggi. Jangan sampai kendor ..

Mudah mudahan, saya senantiasa diberikan nikmat sehat oleh Allah Subhannahu Wa Ta’ala agar terus bisa berkegiatan menulis ..

Aamiin Ya Robbal Alamiin ..

Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :

Jika Malam Harus Lewat Jembatan

Jauhkanlah Diri Dari Halusinasi

Menulislah Mumpung Diberi Kesempatan

Tiada Tulisan Yang Tanpa Insipirasi

Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH
Depok, 10 Oktober 2021

Tinggalkan Balasan