Panti Kucing

Gaya Hidup, Terbaru1378 Dilihat

kucing mungil

Seekor kucing betina yang kuberi nama Mungil mengejutkanku hari itu. Di mulutnya terdapat hewan yang bergerak-gerak. Seekor anak kucing yang mungkin berusia sebulan. Anak kucing yang rupanya matanya cacat tersebut dibawanya dan ditaruhnya di hadapanku.

Belum hilang rasa terkejutku ia muncul kembali dengan membawa satu anak kucing lagi. Lagi-lagi anak kucingnya dekil dan matanya cacat. Hingga ada tiga anak kucing yang ada di depanku. Dengan santainya induknya, si Mungil pun menyusui mereka di dekatku.

Eh apa nggak salah nih. Anak kucing lagi. Waduh, baru saja si Coki melahirkan dua bayi kucing. Kini ada tiga tambahan lagi dari si Mungil. Total ada lima anak kucing, belum lagi enam kucing dewasa. Sebelas kucing?! Duh kepalaku langsung nyut-nyutan.

Berawal dari Nero, lalu si Mungil maka kemudian muncul berbagai generasi kucing. Kidut dan Cipung adalah anak Mungil, lalu ada kucing terlantar yang diselamatkan pasangan. Wah makin berat beban hidupku nih, memberi mereka makanan dan memberikan mereka kasih sayang. Belum lagi tiga anak si Mungil matanya rata-rata cacat dan kurus banget. Kasihan, entah selama ini mereka tinggal di mana.

Duh mulai bingung bagaimana dengan nasib perkucingan ini. Lama-kelamaan rumahku jadi panti kucing nih.

 

Tinggalkan Balasan