Buta Mata
Oleh : Raja Zainol Afandi
Mata
Indra perekam melirik nuansa cakrawala
Terbentang indah melata
Memancar sinar-sinar
menyetir gerak-gerak membusuk
mencicipi rasa harum semerbak
membawa pada seluruh jiwa raga
Mata bisa buta
takala lupa melihat tiada peka tuk lembut mengngingatnya
memanggil
menyapa pada kebesaranNya
dalam renungan memuja
Entahlah
terkadang hanya memandang
tiada benteng tuk menepisnya
memandang kosong tiada isi merangkul padaNya
sedikitpun tak terlena terpana
begitu besar limpahan anugrahNya
Wahai mataku yang sempurna
jangan lirik jika hati rem kecut
tiada batas pandangannya
sengaja membuta-butakan mata
seakan-akan kau tak dijaga
Wahai mataku
dinding perusak nan jiwa raga
lihatlah aku seiring pandang terselip-selip namaKu
lihatlah Aku serentak denyut melintas
bersamaan hati seluruh pandang jiwa ragamu
Agar tiada buta matamu
padang terus ingat ‘slalu pada baharu diriKu
Sanglar,28 Juli 2022










