Kucing, Juga Makhluk Tuhan Yang Pantas Dilindungi dan Dikasihani

Terbaru1013 Dilihat

Tanggal 31 Juli 2022,hari Ahad,dimana pada hari tersebut semua keluarga berkumpul bersama sama untuk menikmati hari libur.Pada pukul 7.00 wib,Wai pergi ke warung untuk membelikan sarapan pagi.Sarapan pagi yang Wai belikan untuk keluarga adalah Prata,makanan yang dibuat dari tepung yang ada kuahnya.Prata yang Wai beli sejenis Prata kosong sebanyak sepuluh keping Prata.Jenis Prata berbagai macam,yang mana sesuai dengan selera kita masing-masing.Jenis Prata tersebut ada namanya Prata telur,sarden,daging sapi,ayam,dan berbagai macam lagi jenisnya.Hampir setiap hari Wai belikan sarapan pagi untuk dimakan bersama keluarga.

Tibanya wai di warung Prata,Wai masih menunggu,dikarenakan sangat banyak orang yang memesan Prata tersebut dengan berbagai macam jenis.Sambil menunggu Prata yang Wai pesan masak,Wai duduk di kursi sambil berceloteh bersama teman -teman yang pada waktu itu bersamaan ke warung tersebut untuk mbelikan Prata.

Wai duduk santai samabil melihat penjual prata mengoyangkan tangannya.Disebelah kiri tempat duduk Wai,ada seorang laki-laki yang asik makan Prata.Laki-laki tersebut memanggil isterinya Abang Prata,”maaf kak boleh tambah kuah Pratanya,boleh bang kata isteri pembuat Prata tersebut.

Setelah lelaki tersebut selesai makan Prata sambil minum segelas kopi O,ada yang menelpon laki-laki yang duduk di samping kiri kursi Wai.Laki-laki tersebut segera mengngangkat HPnya yang berdering.Laki-laki tersebut melakukan obrolan sangat panjang.Karena duduk Wai sangat dekat dengan lelaki tersebut,Wai mendengar pembicaraanya.Rupa-rupanya yang menelpon adalah istrinya.Istrinya pun bertanya,”Abang dimana? Abang diwarung sedang makan Prata sambil ngopi.” Ooo jawab si istri laki-laki tersebut.Kemudian istrinya meminta kepada suaminya untuk dibelikan tempe.Suaminya langsung bertanya,”untuk apa dek tempenya? “Istri nya menjawab untuk kucing kita bang dirumah.Suaminya dengan spontan menjawab,”ah ngak usah di beli tempenya.”Kasian bang kuncingnya lapar.

Ketika Wai mendengarkan jawaban dari laki-laki yang duduk disamping kursi Wai,Wai langsung memberikan rem pada hati,pikiran Wai,agar tetap berbaik sangka atas kehendak Alloh.Karena Wai tidak mau menimbulkan rasa berdosa jika hati,pikiran Wai berfikir buruk sangka terhadap laki-laki yang saling bertelepon sama istrinya.

Agar tidak menimbulkan rasa berdosa Wai,yang telah mendengar pembicaraannya lewat HP bersama istrinya,tentang kucing peliharaannya ingin makan tempe.Menepis dari rasa buruk sangka Wai langsung mengucapakan kata -kata Astagfirullahaladzim didalam hati berulang kali.Karena Wai merasa kasihan pada kucing peliharaan istrinya,yang mana suaminya tidak maubelikan tempe untuk makan kucing tersebut.Dalam lubuk hati juga pikiran Wai mersakan sangat -sangat sedih,karena masih ada manusia yang tidak mampu melindungi, kasihan atau menyayangi kucing peliharaan nya.

Biarpun kucing tersebut makhluk yang berbeda dengan kita,namun kucing tersebut adalah makhluk Alloh Swt.Jika kita merasa kita manusia yang sempurna,yang punya akal mungkin kita tak tega untuk membiarkan kuciang peliharaan ataupun kucing yang berkeliaran di sekitar rumah kita,sudah pasti kita akan memberikan makanan,walaupun hanya roti jagung.Supaya kucing yang kita pelihara ataupun kucing liar lainya tidak merasa kelaparan.

Setelah Prata yang Wai pesan sudah siap di bungkuskan,Wai pun pulang kerumah untuk sarapan pagi bersama keluarga.Sambil makan Prata, Wai juga menceritakan pada istri dan tiga anak Wai tentang kejadian yang Wai dengarkan disaat membeli prata untuk sarapan pagi.Wai sampaikan kepada istri dan anak-anak Wai,bahwa kita sebagai manusia harus hidup salaing bekertegantungan dengan makhluk lain.Apalagi sama makhluk Alloh yang namanya kucing,kita harus benar-benar menjaganya dengan baik, walaupun kita tidak memeliharanya.Jika kita jumpa sama kucing dijalan, dimanapun segera kita kasi kucing tersebut makan,walau hanya roti jagung.

Wai langsung memberikan pemahaman kepada anak Wai.Jika kita sering memberikan rezqi kita pada makhluk Alloh yang ada di muka bumi ini,maka yakinlah anak-anakku rezqi kita akan bertambah.Kita sebagai manusia yang berakal sudah sepantasnya untuk saling melindungi,menynyayangi makhluk yang lain,yang mana kita tidak menduakan Alloh.

Wai juga sampaikan kepada anak-anak Wai, bahwa kita akan membutuhkannya.Pertolongan dari Alloh akan selalu hadir untuk kita.Karena kita hidup akan tetap menjalani hubungan antara Manusia dengan Alloh,antara manusia sesama manusia,antara manusia dengan Alam juga makhluk lainnya.

Wai juga berdoa didalam hati Wai,agar Alloh memberikan petunjuk kepada lelaki tersebut untuk dapat melindungi,menyayangi si kucing peliharaan istrinya.

Dari celoteh yang Wai dengar di warung Prata, Wai ambilkan suatu hikmah “Bahwa semua makhluk Alloh harus kita jaga,kita lindungi,karena kita sama-sama hidup di Bumi Alloh.Semua Makhluk Alloh berhak untuk hidup layak yang berdampingan dengan alam semesta.

Sanglar,31 Juli 2022

Tinggalkan Balasan