Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau
Generasiku
Hari ini usiaku sudah diambang batas
Pikiranpun sudah mulai melatah
Gerak tubuhku tak lagi gagah
Mata melihat tiada cerah
Tapi aku tak pernah lelah, mengalah pasrah
Ku asah jiwa ragaku tajam runcing tuk berikan safa’at beriring manfaat
Tuk negeriku terus tumbuh,kuat bermartabat
Aku,kita semuanya jadi tongkat tonggak penyemangat layar kembang berpatang arang
Generasiku
Jangan tidur sebelum terasa ngantuk
Buka matamu terjaga untuk tuah negerimu
Cerdaskan bicaramu generasi pemersatu
Aturkan barisan sejajar tuk menuju maju
Mengejar impian emas bangkit tak terlihat lesu
Siapkan langkahmu demi Indonesiaku
Satukan tumpah darahmu menyatu masuk kedalam jiwa ragamu
Generasiku
Belajarlah rebut cita citamu
Untuk Indonesia emas yang tlah menunggu
Dari kobarnya semangatmu
Jadi pemicu abdi seribu mutu
Bermarwah Indonesiaku takkan layu
Jika tanganmu,pikiranmu,jiwa ragamu bahkan langkahmu
Tak merenggut tuk menipu
Hari ini,esok,lusa bahkan nanti
Sisipkanlah budipekerti dalam jantung sanubarimu
Sekalipun engkau membungkuk tetap terus berpacu
Bersaing menggapai emas Indonesiaku tak terasa ragu
Terus tebarkan sayap sayapmu untuk terbang ke segala penjuru
Hanya untuk Indonesiaku tumbuh tumpah darahku
Generasiku
Jangan rusakkan pikiranmu karena cemburu
Jangan di ikat tanganmu karena tak mampu
Tak usah goyah langkahmu
Karena buah pikiranmu akan memukau Indonesiaku berkibar maju
Jauhkan dari belenggu berseteru
Peluklah erat Indonesia emas di hadapanmu bersama ilmu pengetahuanmu
Seiring agama pendiding lakahmu terajut hati takan membisu
Jangan berpangku diselimut lesu
Bergegaslah untuk Indonesia bernafas memburu
Pancarkan cerdasmu memeluk bakti asamu dalam satu sumbu
Terus bangkit tuk meniti Indonesia emas di ambang pintu
Maju mundur ada di seluruh jiwa ragamu




