Bukan Sebuah Ketulusan

Bukan Sebuah Ketulusan
Tung Widut

Manis kata terucap
Membius semua pendengar
Aku membutuhkan pertolonganmu
Itu kataku saat itu

Tanganmu pun menyambut penuh ketulusan
Merangkut berkait menjadi satu jiwa
Sebuah kerjasama dengan harga rupiah

Sekali kata manis terucap dari bibir merah
Merona memabukan dengan janji segudang
Kegagalan kali ini masih tertutup diam
Bergeming kesabaran

Aku pasrah dengan keadaanku
Otot-ototku tak mampu untuk pertempur
Dimedan laga penuh permainan

Yang kesekalian kebohongan mulai terkuak
Ketulusan yang kau pamerkan membawa duka
Mulai luntur rasa percaya
Murka makin membara kala bukti ada

Kini hati makin kecewa
Ketulusan semakin samar diantar janji kertas uang dan pelicin

 

Tinggalkan Balasan