Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau (16112021)
SAHABAT
Tak terasa suda dua tahun kebersamaan kita
Menerjal suka duka dalam pengabdian untuk penerus bangsa
Mengarungi pesisir samudra penuh hati bahagia
Hari ini ku tinggalkan kenangan bermakana
Roda panorama terus berputar
Seiring mengejar, mengapai asa
Kita sama-sama pejuang pesisir ikhlas menerpanya
Kita sadar….
Pertemuan, perpisahan bukan milik kita
Sahabat
Aku bukan makhluk sempurna
Mungkin ada salah sampiran bahasa
Mungkin sikap tak melentur pada hati sesama, mungkin juga langkah tak berwatak pada tempatnya
Aku sadar karena aku milik-Nya
Sahabat
Maafkan aku jika ego berseberangan tujuannya
Maafkan aku jika tertukar pada lisannya
Juga sikap melulut tak berlutut
Aku hanya milik-Nya
Jika aku tak sempurna jangan ditiru
Jika sempurna ambilah makna dari hati dalam-Nya
Sahabat
Berdirilah sama tinggi, duduk sama rendah
Buanglah rasamalasmu
Kejarlah rasa ikhlasmu
Agar pengabdian menyatu dalam darah dagingmu
Bantulah pemimpinmu bersama-sama tebar asa tuk maju
Bukan saling adu tuk cari terkenal karena tiada restu
Tapi kejarlah bersama sahajamu
Tak berpilah-pilah dalam pengabdianmu
Sahabat
Jadikanlah kebersamaan suatu tauladan
Jauhkan perbedaan yang bersempadan
Kita adalah sama pejuang masa depan
Hari ini sepuluh jari tersusun sudi dimaafkan
Kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Kuasa
Tlah ku ikuti jalur peritah-Nya
Kemampuanku tlah terukur atas ridhon-Nya













