PECEL KEMBANG TURI SEGER SEHAT

Terbaru363 Dilihat

Pecel memang tak asing lagi di kalangan masyarakat banyak. Campuran beragam sayuran rebus disiram dengan bumbu kacang ini bisa dijumpai di berbagai daerah terutama di Jawa.

Meskipun sudah populer di berbagai daerah Jawa, tercatat asalnya dari Madiun, Jawa Timur. Karena itu Madiun disebut juga sebagai kota pecel, disamping sebutan kota pendekar karena terkenal dengan seni bela diri pencak silat.

Sayuran yang digunakan untuk pecel beragam. Ada kangkung, tauge, kacang panjang, kecipir, bayam, kenikir dan sebagainya. Ada juga kembang turi meski jarang ditemukan. Ini mungkin karena pohon turi tidak banyak lagi ditanam orang. Sering ditanam di pematang sawah untuk menyuburkan tanah karena zat haranya berupa nitrogen cukup tinggi.

Kembang turi memang sedikit pahit tapi mendatangkan rasa sedap di lidah penggemarnya. Dipercaya banyak manfaatnya. Karena turi mengandung berbagai zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan.

Selain zat besi, banyak juga mengandung antioksidan. Ada zat yang memiliki sifat anti-tuberkulosis melawan Mycobacterium tuberculosis.

Hasil penelitian juga menunjukkan akar turi mengandung antibakteri seperti tanin, flavonoid, dan saponin. Flavonoid memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah.  Sedangkan Saponin memiliki sifat antibakteri dan dapat membantu mengatasi infeksi kulit.

Dengan kandungan zat-zat tersebut, akar pohon turi berpotensi digunakan dalam pengobatan tradisional bahkan juga diteliti secara ilmiah untuk pengembangan obat-obatan baru.

Dalam bidang pertanian Turi dikenal memiliki akar berbintil-bintil. Bintil-bintil ini berisi bakteri yang dapat mengikat nitrogen dari udara dan diubah menjadi bentuk yang dapat diserap oleh tanaman. Hal ini membantu menyuburkan tanah. (dikutip dari berbagai sumber)

Ada kata bijak dalam bahasa Jawa yang berbunyi “Godeg ngudhup turi, yang berarti seni dalam hidup”, bagaimana menyikapi hidup secara bijaksana.
(Abraham Raubun. B Sc, S.Ikom)

 

Tinggalkan Balasan