KISAH ROLY SI BROKOLI

Terbaru256 Dilihat

Menarik ketika menyimak dan merenungkan kisah tentang “Roly si brokoli”. Ada makna  mendalam yang dapat ditarik jadi pelajaran hidup.

Dalam kisah itu Roly merupakan tanaman brokoli yang paling besar dan subur. Tampilannya yang indah tentu sangat membanggakan dirinya.

Namun suatu ketika tiba kabar dari sang angin yang membuat hatinya gundah. Ia akan dipetik pemilik kebun. Saat dipanen sang pemilik kebun,  meski menolak meninggalkan zona nyamannya di kebun, akhirnya ia pasrah diolah oleh tangan halus seorang gadis yang baik hati.

Kini penampilan Roly berubah. Bukan hanya itu, ia pun menjadi santapan dengan cita rasa yang lezat. Melihat kenyataan dirinya kini membawa cita rasa yang membahagiakan orang-orang yang menyantapnya, hilang kesedihan dan penyesalannya karena tercerabut dari zona nyaman di kebun tempat ia tinggal sebelumnya.

Kini perasaannya diganti kesadaran biarpun tercerabut dari tempat asal dan berubah bentuk tetapi dapat membahagiakan banyak orang.
Sejak saat itu, Roly si Brokoli tidak lagi takut dan bersedih. Ia menerima takdirnya sebagai brokoli yang akan terus tumbuh, berubah, dan memberikan kebahagiaan bagi siapa saja yang memakannya.

Banyak kisah yang menokohkan brokoli ini semisal “Guy Broccoli”  karakter yang dimunculkan dalam episode “The Veggie Tales Show” dengan pesan “Jangan Menyerah dalam Berbuat Baik”

Itu kisah-kisah dalam Fabel,  cerita pendek atau dongeng. Tokoh utamanya bisa hewan, tumbuhan, atau benda mati lain. Tokoh-tokoh yang diceritakan bertingkah laku seperti manusia dan mengandung pesan moral.

Brokoli memang jenis sayuran yang tergolong dalam keluarga kubis-kubisan (Brassicaceae). Disebut sebagai sayuran hijau karena warna batangnya yang hijau.

Kandungan zat gizinya padat dengan vitamin C, vitamin K, folat, zat besi, dan kalium, termasuk serat yang bermanfaat bagi kesehatan.

Beberapa jenis brokoli yang umum dikenal antara lain: Brokoli Italia Hijau. Jenis ini paling umum ditemukan di pasar dengan warna hijau tua.

Ada jenis yang dikenal dengan Romanesco, bentuknya unik dengan sulur berbentuk spiral. Brokoli Kuning hampir serupa dengan kembang kol hanya berwarna kuning. Brokoli Ungu memang warnanya ungu daunnya seperti kembang kol tetapi ukurannya lebih kecil.

Brokoli diduga berasal dari kawasan Laut Tengah.  Telah dibudidayakan oleh babgsa Yunani kuno. Tumbuh di zaman Kekaisaran Romawi dan kemungkinan besar dikembangkan di Semenanjung Italia bagian selatan atau di Sisilia . Kemudian pada abad ke 18 disebarkan ke Eropa, berlanjut ke Amerika Utara pada abad ke-19  dibawa oleh para imigran Italia.

Meski padat zat gizi mungkin tidak semua orang menyukainya, terutama anak-anak. Rasa tidak suka ini menurut suatu penelitian bisa diturunkan dari orang tua terutama terkait dengan gen yang memengaruhi indera perasa. Bahkan konon mantan Presiden Amerika yaitu Presiden George H. W. Bush sangat membenci sayuran ini.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan