Ketika berkesempatan berkunjung ke Guongchou dan Beijing beberapa tahun lalu terkenang akan buah pirnya yang manis. Karena rasanya yang manis tak bosan menyantapnya setiap hari.
Buah ini banyak dijajakan di pinggir jalan. Memang catatan referensi menunjukkan China adalah penghasil pir terbesar di dunia.
Pear atau ada juga yang melafalkan dengan Pir adalah pohon yang berasal dari daerah beriklim tropis di Eropa Barat, Asia dan Afrika Utara. Nama Latinnya Genus Pyrus. Mungkin nama pir diambil dari kata pyrus.
Ada beberapa jenis yang dianggap berkualitas tinggi di berbagai belahan dunia diantaranya Pir Singo dari Korea, Pir Comice, Pir Anjou, Pir Bosc dan chianglie dari China.
Buah ini dikenal dengan tinggi serat. Vitaminnya juga banyak ada vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin K. Juga zat antioksidan. Beberapa mineral kalium, tembaga, folat, dan sejumlah kecil mineral lainnya.
Karena itu bermanfaat untuk berbagai masalah kesehatan tubuh. Dipercaya dapat melancarkan proses pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga membantu dalam upaya mengatur berat badan.
Ambil contoh kandungan vitamin C untuk kesehatan kulit wajah. Tercatat bisa mencerahkan, melawan radikal bebas, meningkatkan produksi kolagen, dan melindungi dari sinar matahari. Selain itu, vitamin C juga dapat membantu menyamarkan bekas luka, meratakan warna kulit, dan mengurangi kemerahan dan mencegah peradangan kulit serta meningkatkan elastisitas.
Bagaimana pohon pir ini sampai ke berbagai belahan dunia? Konon dari Tiongkok, pir diduga kekaisaran Romawilah yang membawanya ke Asia Tengah dan Eropa. Juga menyebar melalui perdagangan kuno.
Ada beberapa kata bijak yang memberi gambaran lewat buah pir seperti berikut ini:
“Buah pir adalah tanda rezeki ilahi, yang datang dalam bentuk yang manis dan lembut.” Buah pir, seperti hidup, memiliki lapisan luar yang keras, namun di dalamnya terdapat kelembutan dan rasa manis yang tak terduga.
Karenanya ketika kita menikmati buah pir, kita juga menikmati ketenangan dan kebahagiaan yang dibawa oleh buah ini.” Tinggalkan kelelahanmu dan nikmati rasa manis dari buah pir, yang melambangkan ketenangan dan kesabaran dalam menghadapi tantangan.”
(Abraham Raubun.B.Sc, S.Ikom)










