MEMANJAKAN LIDAH DENGAN BALAKUTAK

Terbaru166 Dilihat

Siang itu kami berbaur dalam deretan antrian para pelanggan nasi Jamblang yang cukup panjang. Memang harus sabar, karena sedikit lama berdiri dalam deretan para pelanggan untuk memilih dan mengambil menu masakan yang disukai sesuai selera.

Meski beragam masakan yang terhidang namun ada satu menu khas yang tak luput jadi sasaran. Balakutak, meski tampilannya hitam pekat tapi tak luput dari cidukan banyak peminat.

Balakutak memang khas masakan gulai sotong dari Cirebon. Jadi pasangan nasi jamblang yang dialas daun jati. Sotong dimasak dengan tintanya, sehingga menghasilkan hidangan berwarna hitam. Masakan ini memang populer  di Cirebon.

Tinta hitam pada sotong sebenarnya berfungsi sebagai alat pertahanan diri. Ketika merasa terancam, sotong akan menyemprotkan tinta hitam pekat untuk mengaburkan pandangan predator sehingga sotong dapat melepaskan diri  dari ancaman lawan. Tinta ini juga mengandung senyawa yang dapat memberikan rasa gurih pada makanan dan bahkan digunakan sebagai pewarna alami.

Meski keduanya hewan moluska, Balakutak atau sotong sering dirancukan dengan cumi-cumi. Balakutak sebenarnya cumi-cumi juga, namun seringkali dibedakan dari cumi-cumi biasa karena bentuknya yang lebih bulat dan teksturnya yang lebih lembut. Hidupnya lebih panjang dari cumi-cumi.

Tubuh cumi-cumi panjang, ramping, dan berbentuk torpedo. Sirip di sisi tubuh untuk membantu berenang cepat.Sering ditemukan di laut lepas dengan kedalaman sedang hingga dalam, serta perairan yang lebih dingin.

Sedangkan tubuh sotong lebih lebar dan pipih. Sirip membentang di sepanjang sisi tubuh seperti rok. Memiliki cangkang dalam yang disebut cuttlebone, yang membantu menjaga sotong dapat tetap berada di bawah air. Lebih suka hidup di perairan dangkal, di sekitar terumbu karang atau dasar laut berlumpur.

Ciri khas balakutak yang populer di Cirebon ini, dimasak bersama tintanya, sehingga  hidangan berwarna hitam dan umumnya memiliki rasa padas. Namun pada dasarnya Balakutak juga dapat diolah dengan berbagai cara, seperti ditumis, digulai, atau dipepes,

Seperti pada umumnya makanan laut balakutak pun merupakan sumber protein.
Dalam beberapa literatur disebutkan juga mengandung  vitamin dan mineral, diantaranya vitamin A, D, E, K, serta mineral seperti kalium, fosfor, kalsium, zat besi, dan seng. Tinta balakutak juga mengandung zat gizi termasuk asam amino taurin, yang bermanfaat untuk kesehatan otak dan saraf.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan