ANTARA TEMAN DAN SAHABAT

Terbaru40 Dilihat

Teman atau kawan belum tentu menjadi sahabat. Bersamanya kita bisa tertawa dan berbagi cerita, namun hubungan itu sering kali berjalan di permukaan saja. Ia bisa menyenangkan, tetapi belum tentu menguatkan.

Sahabat berbeda. Ia selalu bisa diandalkan. Hubungan yang terjalin tak mudah tergoyahkan, karena dibangun atas empati yang tulus dan rasa saling menghormati.

Sahabat memberi dukungan tanpa syarat. Ia hadir dalam suka dan duka, menguatkan saat kita jatuh, memotivasi agar kita bangkit, berhasil, dan tetap mandiri.

Kejujuran dan ketulusan menjadi fondasi persahabatan. Tanpa kepura-puraan, tanpa merasa lebih baik dari yang lain. Sahabat tidak menghakimi, melainkan memahami. Ia menjadi tempat bersandar dan ruang aman untuk mencurahkan perasaan ketika sesak menerpa. Belajar memaafkan adalah kunci agar persahabatan bertahan Dari masa ke masa.

Sahabat bukan tentang siapa yang paling lama dikenal, melainkan siapa yang datang ke hidupmu dan berkata, “Aku ada di sini untukmu,” lalu membuktikannya.

Pelukan seorang sahabat mungkin tak menyelesaikan masalah, tetapi kasih sayangnya menyalurkan kekuatan dan menenangkan hati dalam nuansa penuh kesejukan.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan