Ini tahun ke dua Nyakbaye menjadi panitia KSN – Sekolah, sebagai ketua tentu Nyakbaye harus membuat jadwal pertemuan pembinaan dari setiap cabang yang dilombakan pada KSN. Memastikan mereka melaksanakan tugas membina tidak lepas dari tugas Nyakbaye, ada yang membuat Nyakbaye terharu bagaimana tidak, pada tahun ini ada seorang Pembina yang mengajak siswa – siswi binaan belajar di depan ruangan bukan di dalam ruangan. Tentu hal ini menjadi pertanyaan di dalam pikiran Nyakbaye, untuk tidak menganggu konsentrasi mereka berlatih Nyakbaye membiarkan mereka terus belajar.
Setelah selesai tentu hal ini langsung Nyakbaye tanyakan kepada pembinanya, sungguh jawaban dari Pembina hanya untuk mencari suasana beda saja. Senyum nyakbaye terbit, jadi ingat jaman Nyakbaye sekolah yang namanya belajar pasti terbelenggu di ruang persegi empat dengan papan tulis dan kapur yang membuat putih rambut jika mendapat giliran menyelesaikan soal – soal belum lagi tumpukan buku untuk mencari referensi materi, tapi sekarang beda.
Mereka asyik, dalam artian siswa dan Pembina cukup melihat soal – soal yang sudah tersedia pada google, mereka belajar dengan santai sesekali ada canda dan tawa. Sepertinya mereka bahagia walaupun Nyakbaye tahu mereka baru duduk dikelas X tapi materi yang dituntut pada KSN bukan hanya materi kelas X tapi juga ada materi kelas XI dan XII.
Mungkin ini yang katanya salah satu cara merdeka belajar, mereka bisa dengan gembira membicarakan materi dengan browsing google yang tidak membuat mereka harus putih rambutnya karena kapur tulis. Tapi mata manjakan oleh google dengan metode – metode yang mungkin baru pertama mereka lihat, semua ini tidak lepas dari Pembina yang hebat.
Semoga tahun ini sekolah kami jumlah peserta yang maju ke jenjang lebih tinggi, insyallah semua tidak lepas dari antusias Pembina dalam membina siswa – siswinya. Seperti motto sekolah kami Sekolahku Sayang Sekolahku Gemilang.***









Dimana ada kemauan, di situ ada jalan, betul, kan?