Kensington Palace tempat The Rose of England

Para pembaca yang budiman jika kita mendengar kata England, apa kiranya yang terbersit di benak kita? Bangunan antik nan indah dengan paduan arsitektur, modern dan masa lampau, kota nan bersih tertip dan di siplin, kediaman Royal Family, pergantian penjaga istana dengan kudanya yang bisa berbaris rapi, dan kakinya mengikuti bunyi genderang, taman public yang luas untuk nyantai, dan masih banyak lagi.
Berbicara mengenai Britania Raya yang kerap disebut Inggris, atau England, tentu pikiran kita tertuju pada kehidupan Raja dan Ratunya, dynasty turun temurun yang tak habis untuk dikisahkan. Apalagi sewaktu Sang Pangeran Charles, menikahi gadis cantik putri bangsawan dari Keturunan Earl Spenser. Sewaktu pernikahannya menyedot perhatian seantero dunia.
Nah dalam perjalanan kali ini saya menuju Kensington Palace di mana Lady Diana pernah tinggal di situ. Dia yang oleh Elton John di diibaratkan sebagai England Rose dalam lagunya Candle in the Wind, keberadaannya sebagai princess sungguh mengguncang dunia.
Selama berabad – abad keberadaan Royal Family merupakan simbol negara yang ikonis, yang meskipun sering ternama dan sering muncul di publik, tetap memiliki sisi clausura (tertutup) yang banyak diintip oleh para wartawan dan rakyatpun berburu berita ingin mengetahui keadaan istana.
Ada dua istana yang terkenal dihuni oleh keluarga kerajaan dalam keseharian yaitu Buckingham Palace dan Kensington Palace. Selagi saya di London, suatu kesempatan yang baik untuk mengulik kehidupan keluarga kerajaan Inggris. Yang saat itu kehilangan Sang Puteri yang terkenal cantik dan berjiwa sosial. Siapa lagi kalau bukan Lady Diana Spencer
Karena Ratu Elisabeth dan keluarganya tinggal di Buckingham Palace, maka yang tinggal di Kensington Palace, adalah bangsawan yang bergelar Duke dan Duchess. Princess Diana adalah istri pertama dari Pangeran Charles, Prince of Wales,yang merupakan putra pertama Sang ratu, maka Lady Diana yang nikahi pada tanggal 29 Juli 1981menjadi seorang anggota Keluarga Kerajaan Inggris.
Princess Diana yang bernama: Diana Frances; née Spencer; yang lahir pada 1 Juli 1961 sering disebut Lady Diana / Putri Diana, putri dari Earl Spencer dari Althorp di Northamptonshire. Dia Puteri bangsawan yang dilahirkan di . Sandringham, England. Diana dilahirkan dalam sebuah keluarga Inggris aristokrat berdarah biru keturunan bangsawan. Althorp House bukan sembarang kastel. Bangunan ini letaknya jauh dari perkotaan dengan lahan yang sangat luas disebut-sebut sebagai harta karun Inggris yang diwarisi keluarga Spencer dari para bangsawan sebelum mereka. Jadi Lady Diana memang seorang lady dari sononya.
Layaklah dia menyandang gelar Princess of Wales dan tinggal di Kensington Palace. Sewaktu saya berkunjung di tempat ini, di pintu gerbang masih banyak terdapat bunga tanda kasih dari masyarakat England dan duka cinta yang mendalam karena kematian Lady Diana dalam kecelakaan mobil di sebuah terowongan di Paris pada 31 Agustus 1997

Saat menikah ia sudah menyandang gelar kebangsawanan Countess of Chester dan Baroness of Renfrew,Duchess of Rothesay, Duchess of Cornwall serta Princess of Wales,yang melambungkan namanya. Sebagaimana kita ketahui, perkawinannya melahirkan dua putra, para pangeran William dan Harry yang kini juga tinggal di Kensington Palace.
Diana tetap menjadi obyek pengawasan media di seluruh dunia bahkan setelah pernikahannya yang berakhir dengan perceraian pada tanggal 28 Agustus 1996. Dengan latar belakang pekerjaannya sebagai guru TK yang penuh kasih dan penyayang serta sabar, Lady Diana bertumbuh kepekaan sosialnya yang menyentuh, mendekati pelbagai kalangan terutama kaum grass root sehingga dia sangat dicintai banyak orang tidak hanya di Inggris melainkan masyarakat negara lainpun mengaguminya.
Lady Diana adalah presiden dari Rumah Sakit Great Ormond Street Hospital untuk anak-anak, di samping puluhan amal lainnya . Dia juga dikenal akan pekerjaan social dan amal serta dukungannya pada International Campaign to Ban Landmines. Sejak tahun 1989,bersahabat dengan Bunda Teresa dari Calcuta.
Sepertinya mereka telah disatukan dalam Cinta pelayanan kepada orang kecil. Ibu Teresa meninggal terpaut 5 hari dari meninggalnya Lady Diana, yaitu 5 September 1997 pada umur 87 tahun. merupakan seorang biarawati Katolik Roma keturunan Albania dan berkewarganegaraan India yang mendirikan kongregasi/ tarekat Misionaris Cinta Kasih bahasa Inggris disebut Missionaries of Charity .
Diana seorang Puteri yang memang menjadi ikon yang melegenda, baik dalam aksi kemanusiaan yang dia jalankan selama hidup maupun dari segi fashion, aneka gaun dan topi yang dikenakan, aksesorisnya, potongan rambut,sampai selalu menjadi pembicaraan public serta memenuhi berita di majalah pun koran Internasional.

Keberadaan Kensington Palace
Kensington Palace awalnya merupakan sebuah rumah besar sederhana bergaya Jacobean. Konon bangunan ini dibangun dengan dua lantai dan berfungsi sebagai kediaman bagi Keluarga Kerajaan Britania Raya sejak abad ke-17. Yang dibangun oleh Sir George Coppin pada tahun 1605 di Desa Kesington.
Rumah ini dikenal sebagai Nottingham House karena dibeli oleh Heneage Finch, Earl of Nottin gham pada tahun 1605. Dengan taman yang sangat luas hingga saat ini terbentang di borough kerajaan Kensington Chelsea, Inggris.
Setelah William III dan Mary II bertakhta pada tahun 1689, mereka mulai mencari sebuah kediaman yang memiliki lokasi yang lebih baik untuk William yang menderita asma, karena Istana Whitehall yang dirasa terlalu dekat dengan Sungai Thames. dengan kabut dan banjirnya. Maka pada musim panas tahun 1689, William dan Mary membeli Nottingham House dari Daniel Finch, Earl of Nottingham yang kedua senilai £200.000. Mereka kemudian memerintahkan Sir Christopher Wren untuk merenovasi dan memperluas bangunan sebagai kediaman keluarga istana.
Sir Christopher Wren berusaha tidak mengubah bentuk dan tetap mempertahankan struktur bangunan hanya menambah paviliun tiga lantai, sehingga menyediakan akomodasi yang lebih luas bagi Raja, Ratu. Itupun dilakukan dengan cermat dan teliti demi efisiensi penggunaan waktu dan uang.
Kediaman Ratu Mary yang biasa disebut (Queen’s Apartments) berada di paviliun barat laut, sedangkan tempat tinggal Raja William (King’s Apartments) di sebelah tenggara. Wren kemudian mereorientasi kediaman itu sehingga menghadap barat, membangun sayap utara dan selatan untuk mendukung hal ini, sehingga membentuk halaman yang layak.Tentu jugdibuat pavilion yang lain untuk jamuan makan dan minum the, yang telah mentradisi dengan mengundang banyak tamu.

Istana dikelilingi kebun-kebun yang terpisah dan kebun kenegaraan yang formal, dengan sentuhan gaya Belanda, dilengkapi dengan jalan setapak dan petak yang ditanami aneka jenis bebungaan, indah. Dalam perjalanan waktu Kensington menjadi kediaman favorit penguasa monarki Britania, walaupun Istana St. James yang tak pernah benar-benar dihuni sejak abad ke-17 tetap menjadi kedudukan resmi kerajaan.
Di luar istana juga terdapat Semacam danau buatan di mana banyak angsa serta itik liar yang selalu datang dan pergi dengan bebas. Sekarang tempat itu terbuka untuk turis domestic pun dari manca negara untuk bersantai dan memlihat atau mempelajari sejarah England.
Karena tempat ini merupakan , tempat tinggal resmi Duke dan Duchess of Cambridge, maka Pangeran William dan istrinya Kate,juga tinggal di istana ini. serta sejumlah anggota keluarga kerajaan lainnya. Terdapat banyak ruangan yang bisa kita lihat dan jelajahi, mulai Cupola Room, Drawing Room, King’s State Apartments, , hingga Palace Gardens.
Tidak hanya Buckingham dan Kensington yang terbuka untuk umum, kebanyakan istana / tempat tinggal kaum bangsawan di England juga dibuka untuk umum dengan tiket masuk yang cukup mahal tentunya, maklum pajak disana sangat mahal juga untuk biaya pemeliharaannya. Semoga cerita ini menginspirasi bagi siapapun yang tertarik untuk berkunjung di Britania Raya.Salam Literasi ***
Oleh Sr. Maria Monika SND
Artikel ke 33 YPTD




