Panen  Apel  yang  Tak  Pernah  Habis   

Terbaru808 Dilihat

Panen  Apel  yang  Tak  Pernah  Habis

Ada  pepatah  Inggris  yang  berbunyi  demikian  “ an apple a day  keep  the  doctor  away”  satu apel sehari menjauhkan dokter artinya kalau  seseorang  makan  apel  1  buah  sehari  maka akan  menjadi  sehat  dan  tidak  membutuhkan  dokter.

Panen  Apel  yang  Tak  Pernah  Habis   
Panen  Apel  yang  Tak  Pernah  Habis

Sewaktu  saya  tinggal  di  komunitas  Kettering England, saya  banyak  belajar  tentang  per- Apel-an dari  para  suster  tua yang  sejak  muda  merawat  Kebun. Kami  punya  kebun  sangat  luas ada  75  pohon  lebih  tutur  Sr  Maria  Bonaria yang  tinggal  dibiara  ini selama  65  tahun.

Selain  Apel, kami  juga  menanam  pohon  Apicort, Pulm, Black Berry, Blue Berry. Pernah  ada  pengalaman  yang  lucu, tiba-tiba buah  berry  kami  jumlah  nya  berkurang, ada suster  yang  mengira  bahwa  ada  tetangga  yang  mengambil, maklum  pagarnya  kawat  berduri, namun dari  luar  bisa  saja orang  mengambilnya  dengan  galah.

Sr Bengard  Suster  kami  yang rajin  memberi makan  tupai  disetiap  pohon  mencoba  jadi  detektif sejak  dini  hari duduk  di balik  jendela  ruang  utama  sehingga  bisa  mengawasi  kebun, ternyata…  banyak burung  berdatangan  berpesta  menikmati  aneka  berry  yang  sedang ranum  dan  masak siap  dipetik.

Dengan  bangganya susterku  yang  pandai  bermain  seruling  ini cerita bahwa  usahanya sebagai  dektektif  berhasil, siapa  pencuri  aneka  berry? Jangan  menuduh  tetangga, “ini dosa  besar”, katanya. Dengan  temuan  itu  kami  dikerahkan  untuk  memanen  aneka  berry  jika  sudah  kelihatan tua.

Kembali  ke  soal  Apel.  Selama  saya  disana  hampir  2  tahun  Apel  terus  berbuah. Bahkan  hasil  panen sebelumnya  yang  disimpan  di gudang  di bawah  tanah belum  habis, sudah  panen  yang  baru.  Yang  ditanam  segala  jenis  Apel  ada  Apel merah, hijau, kuning dan  semburat  merah.

Mengolah  Apel  menjadi  pekerjaan  kami  setiap  hari. Setelah  istirahat  siang, saya  biasa  menyiapkan  beberapa  keranjang dan  baskom  besar, pisau dan tempat  sampah.

Para  suster tua  yang masih  aktif  mengupas  Apel, saya  dan  Sr  Patricia ( sebagai  pimpinan  komunitas ) mulai  merebus  air, apel  dikukus dan  dihancurkan diberi  gula  secukupnya  inilah  yang  disebut  Mus ( bubur  Apel )  yang  dikomsumsi  oleh  anak-anak  TK hingga  SMP  yang  sekolah  di Our  Lady  School milik  para  Suster.

Karena  anak-anak  memang  makan bersama  di  hall besar, terutama  anak-anak  TK  dan  SD hingga  kelas  3, bisa  dibayangkan  betapa  banyaknya  Apel  yang  kami  kupas  setiap  hari,kalau  jumlah  anak  berkisar  150,  tapi Apel tidak  pernah  habis.

Setiap  makan  pagi, siang, malam  yang  namanya  Mus, dan  apel  segar  selalu  ada.  Sampai  rasanya  bosan, tapi  karena tahu  manfaatnya ya dimakan  saja. Bagiku kalau  mau  sehat  itu ya makan  ala makanan  di  England, hambar, tiada  rasa, kalau  mau  makanan  lezat dan  bervariasi  itu ya  makanan di  Indonesia ha..ha..ha..  dan  ini  yang  selalu  kukatakan  jika  para  karyawan/ wati  bertanya  soal  makanan  atau  keadaan, saya  selalu  bilang  Indonesia  is the  best.

 

Panen  Apel  yang  Tak  Pernah  Habis   
Panen  Apel  yang  Tak  Pernah  Habis

Apel  memang  banyak  manfaatnya  hal  ini  kupelajari  dari  para  susterku mereka  selalu  bercerita  tentang  manfaat  Apel.  Dulu sewaktu  saya  kecil Bapak  selalu  bilang :” kalau  makan  apel  itu  gigit  dengan  gigimu, supaya  gigimu  kuat  dan  putih  ternyata  benar  bahwa  apel  salah  satu  fungsinya adalah memutihkan  gigi.

Bukankah  memiliki gigi putih bersih berseri  merupakan  dambaan  setiap  orang? Jaman  ini  banyak  orang berani  bayar  mahal  supaya  giginya  putih  mengkilat. Walaupun  masa  pandemic  ini  senyum  manis    dan  jajaran gigi yang  putih kita tutupi  dengan  masker. Tapi  suatu  saat  jika  pandemic  ini  belalu  maka  memiliki  gigi putih  berseri  bisa meningkatkan kepercayaan diri, tambah  PD  tebar  pesona. Maka  konsumsilah  apel  supaya  gigi kita terlihat bersih dan putih.

Buah apel juga  memiliki sifat antibakteri karena Apel juga dapat membantu meningkatkan sekresi salive yang melawan bakteri jahat secara alami.
yang dapat membantu membersihkan gigi secara alami. Tapi  jangan lupa menyikat gigi ya supaya  mulut  tetap  segar dan  bakteri  hilang serta  mulut  tak  berbau.

Resiko diabetes tipe 2 juga  dapat  dilawan  dengan  makan  buah  apel.Sekalipun buah  apel  rasanya manis, namun  buah apel tidak memicu penyakit diabetes. Buah apel justru mampu nenanggulangi  bahkan   menguranginya. Para  ilmuan  yang  meneliti  hal  ini  membenarkannya. Sebaiknya  kita biasakan  habitus  baru  untuk  mengganti  nyamikan  dengan  makan  buah, apa  saja ,terutama  apel  setiap  hari.

 

Apel juga sangat  Baik untuk tulang. Tulang yang kuat dan sehat bisa didapatkan dengan rutin konsumsi buah apel. Patesan  meskipun  para  suster di  Eropa  usianya  sudah  80  keatas  tetap  tegap  dan  tulangnya  kuat mungkin  ini  salah  satu  bukti  bahwa  mereka rajin  mengkonsumsi  Apel.

 

Jadi  kalsium bukan satu-satunya yang dibutuhkan tulang. Karena  didalam  Apel  terdapat senyawa anti-inflamasi. Zat ini dibuktikan oleh sebuah studi yang menunjukkan bahwa semua jenis buah dapat menyehatkan tulang terutama  Apel.

 

Pernah, satu studi mengamati buah apel sevara khusus dan menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi apel memiliki tulang yang sehat dibandingkan dengan yang tidak, jelas  Sr  Gregora  ekonom  komunitas  kami.

 

Supaya kita  terhindar dari penyakit jantung, rajinlah mengkonsumi buah apel. Apel mengandung banyak serat dan antioksidan yang bekerja menurunkan dan  menormalkan  kolesterol, sehingga bisa mengurangi risiko penyakit jantung.

 

Selain  itu  Apel juga   kaya akan antioksidan, termasuk flavonoid yang bertindak sebagai inhibitor ACE. Senyawa tersebut dapat membantu mencegah hipertensi. Selain itu, apel juga memiliki sejumlah potasium yang mampu mempertahankan tekanan darah dalam tubuh. Hal tersebut telah dibenarkan oleh beberapa  ahli  yang

telah  mengadakan   penilitian.

 

Amerikan Institue for Cancer Research telah  mengadakan  penelitian dan  menyatakan penyakit berbahaya lainnya, yang bisa diatasi dengan mengkonsumsi buah apel adalah kanker. Fitokimia dalam setiap gigitan apel dapat membantu. mengurangi risiko kanker kolorektal, kanker payudara, kanker tenggorokan dan mulut.

Panen  Apel  yang  Tak  Pernah  Habis   
Panen  Apel  yang  Tak  Pernah  Habis bersama Sr Puspha dari India

 

Setiap gigitan  Apel yang segar akan  berperan membantu menjaga kulit lebih awet muda. Karena  Antioksidan yang sama yang bisa mencegah kanker, juga bisa mengusir radikal bebas sehingga mencegah keriput dan perubahan kulit lainnya. Maka  mari  biasakan  makan  Apel agar kulit tetap cerah, segar  dan  tidak  keriput.

 

Karena  setiap Apel memiliki kandungan pectin dan serat yang berfungsi sebagai prebiotic. Kandungan  probiotik dan prebiotik. Prebiotik sangat baik untuk usus, karena bermanfaat untuk menjaga kesehatan usus. Probiotik adalah bakteri usus “baik” yang tumbuh subur di perut, sedangkan prebiotik berperan sebagai pemberi makan pada bakteri-bakteri tersebut. Asupan tersebut bisa kita  dapat  pada apel

Teristimewa  saat  Pandemi  ini  perlu  kita  menjaga  kekebalan  tubuh lebih  dari  waktu  sebelumnya. Karena jika  imunitas tubuh kita  baik, maka kita  akan terhindar dari risiko jatuh sakit seperti flu/pilek. Supaya sistem imun kita bagus,  mari  mengkonsumsi buah apel. Apel mengandung vitamin C yang diyakini dapat membantu meningkatkan kekebalan.

 

Buah jeruk juga mengandung vitamin C, tetapi dengan menambahkan apel bisa lebih meningkatkan imunitas. Nah  para  pembaca  KOMPASIANA  yang  budiman  tunggu  apa  lagi! Kalau  kita  mau  sehat  selain  olah  raga, istirahat  cukup, suasana  hati  bahagia, gembira, kerja aktif  seperti  biasa jangan  lupa  1  buah  apel  cukup  sehari ingat  pepatah  Inggris  dia atas “ an apple a day  keep  the  doctor  away”. Salam  sehat  dan  jangan  lupa  bahagia  dan  bergembira, karena  “  Hati  yang  gembira  adalah  obat “ agar  hidup  kita  sehat  jiwa  dan  raga.

 

Oleh  Sr. Maria  Monika  Puji  Ekowati  SND

 

Artikel  ke :  12 YPTD

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan