PUASALAH NISCAYA ENGKAU SEHAT”

Pesan dari sahabat yang istikamah amar ma’ruf nahi munkar masuk ke gawai. Menjadi pengingat diri bahwa hari Tasyriiq telah lewat.
Saatnya Sabtu 24 Juli 2021 mulai puasa lagi. “Yo, sahur sekarang, ” ajak beliau.
Rasulullah Shalalallahu Alaihi Wassalam bersabda,
صوموا تصحوا
(“Berpuasalah, engkau akan sehat”).
Rutin puasa sesuai tuntunan agama, bisa menjadi salah satu cara hidup sehat.
Di syariah Islam disebutkan ada;
– puasa tahunan, yaitu puasa “Ramadhan”.
– puasa bulanan, yaitu puasa “Ayyaamul Biidh”
yaitu puasa 3 hari tanggal 13, 14 dan 15 setiap pertengahan bulan Hijriyah.
– puasa pekanan, yaitu setiap Senin dan Kamis.
– puasa selang seling, yaitu puasa sehari, sehari tidak.
Puasa ini sering disebut “Puasa Nabi Daud”.
Keistimewaan puasa, antara lain dijelaskan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam
قال رسول الله صلى الله عليه و سلم؛
“Tidaklah seseorang yang puasa satu hari karena Allah, melainkan Allah akan menjauhkannya dari api neraka sejauh tujuh puluh tahun perjalanan.
(Hadis Sahih Muttafaqun ‘Alaihi
Al-Imam Al-Bukhari no. 2840 dan Muslim no. 1153).
Puasa sunnah Ayaamul Biidh di bulan Dzulhijjah tahun 1442 (2021) ini, adalah ;
1. Hari Sabtu,
14 Dzulhijjah 1442 (24 Juli 2021)
2. Ahad,
15 Dzulhijjah 1442 (25 Juli 2021).
3. Senin,
16 Dzulhijjah 1442 (26 Juli 2021).
Saat puasa sunnah Ayyaamul Biidh ini bertepatan dengan hari Senin atau Kamis, maka niat bisa digabung dengan puasa sunnah Senin atau Kamis.
Maka akan mendapatkan pahala 2 puasa sekaligus.
Puasa Sunnah di hari Sabtu dan Ahad 14 dan 15 Dzulhijjah 1442
(24 dan 25 Juli 2021), juga akan mendapatkan 2 pahala sekaligus, yaitu;
pahala puasa Ayyaamul Biidh dan pahala puasa sunnah di bulan Haram, yaitu bulan Dzulhijjah.
Kak A.Hamid Husain yang alumni Gontor,Ponorogo,
King Abdul Aziz Univ. Jeddah, juga Ummul Qura Univ. Makkah
tak pernah bosan mengingatkan dan memberikan penjelasan.
Puasa hari Senin tgl 16 Dzulhijjah 1442 (26 Juli 2021) akan ada 3 pahala sekaligus, yaitu pahala puasa Ayyaamul Biidh, pahala puasa Senin dan puasa sunnah di bulan Haram, Bulan Dzulhijjah.
Hari Jumat 13 Dzulhijjah
(23 Juli 2021) *dilarang* berpuasa, karena masih hari Tasyriiq.
Keistimewaan puasa Ayyaamul Biidh,
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam
bersabda :
“Puasa tiga hari setiap bulan, bobot pahalanya adalah seperti puasa selama setahun penuh”. (Hadis Sahih Muttafaqun ‘Alaih Al-Imam Al-Bukhari no.1979 dan Muslim 187/1159).
Keistimewaan puasa sunnah Senin dan Kamis,
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam
bersabda :
“Catatan amal ibadah setiap orang diangkat ke langit kepada Allah oleh Malaikat setiap hari Senin dan Kamis, maka aku ingin catatan amal ibadahku diangkat ke langit ketika aku sedang puasa.”
(Hadis Sahih Riwayat Al-Imam Ahmad no. 2/329 dan At-Tirmidzi no.747).
Demikian kutipan dari Kitab Riyaadhus Sholihiin.
Puasa Daud hukumnya Sunnah.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda;
“Puasa yang paling dicintai oleh Allah adalah puasa Dawud. Nabi Dawud, berpuasa sehari dan tidak puasa sehari (puasa sehari selang seling).”
(Hadis Riwayat Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim
Ref. Kitab Al Wajiiz fii Fiqhis Sunnah Wal Kitabil ‘Aziiz).
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’alla senantiasa memudahkan kita berpuasa, dan menerima semua amal ibadah kita
Dan bagi yang telah berqurban semoga barakah dan diterima semua amal baik dan keluarga di mudahkan semua urusannya di dunia juga di akhirat lancar rizki dan di beri keselamatan juga kesehatan Aamiin🤲🤲
Al Faatihah
Aamiin.







