Zahid As Shidqi Duta SMA Jawa Barat 2025

Terbaru71 Dilihat
Zahid

Anak adalah cerminan masa depan bangsa, generasi penerus yang akan membawa perubahan bagi bangsa dan negara, karena di tangan merekalah harapan dan kemajuan negeri ini bertumpu.

Untuk itu penting memberikan perhatian dan pendidikan yang baik kepada anak-anak agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu yang berkarakter, berilmu, berdaya saing dan berkontribusi positif bagi semuanya.

Namun, pendidikan yang baik tidak hanya bergantung pada kurikulum yang dirancang dengan sempurna, lingkungan sekolah harus mendukung, dimana sekolah itu harus ramah karena sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar.
Lebih dari itu, juga dibutuhkan kolaborasi nyata antara guru, orang tua, dan masyarakat supaya anak-anak mendapatkan pendidikan yang utuh, bukan hanya kecerdasan akademik, tetapi juga nilai moral, empati, dan tanggung jawab sosial.
Lalu apa sih Sekolah Ramah itu?
Menurut Muhammad Zahid As Shidqi, Duta SMA Provinsi Jawa Barat 2025 dalam event gelar wicara Kolaborasi Kompasiana dengan Kemendikdasmen di
Aula Setditjen PAUD Dikdasmen Gedung C, Lantai 3, Kompleks Kemendikdasmen Cipete, Jl. RS Fatmawati, Cilandak Jakarta Selatan, Sekolah Ramah adalah kita harus berani salah, berani mengungkapkan pendapat, karena kita bisa belajar dari setiap kesalahan yang kita lakukan sehingga kedepannya bisa menjadi lebih baik.
“Selain itu guru tidak hanya memberi nilai dan mengajarkan Fisika, Biologi, IPS, tetapi guru juga bisa jadi seperti teman, jadi kita ngobrolnya juga enak termasuk bisa cerita apa saja layaknya seperti sahabat,” cerita Zahid.
Zahid merasa bersyukur dimana sekolahnya sangat mensupport bahkan memberikan ruang yang luas bagi murid untuk mengembangkan kreativitas sehingga murid dapat mengeksplorasi minat bakatnya, juga berpartisipasi  setiap ada kompetisi.
“Kalau boleh sedikit bercerita…
Dulu aku hanyalah anak kecil yang jadi korban bully, nggak punya bakat apa-apa, takut keramaian, sulit bergaul, dan selalu dihantui rasa takut. Tapi aku nggak pernah menyesali masa laluku. Justru semua itu yang membentuk aku menjadi seperti sekarang.
Aku sadar, aku bisa sampai di titik ini bukan cuma karena kerja keras, tapi juga karena orang-orang hebat di sekelilingku.
Ya Allah, ingatkan aku untuk selalu bersyukur di mana pun, kapan pun, dan dalam posisi apa pun.” Kata Zahid yang saat ini duduk di bangku kelas 11
SMA Al-Jannah dan Tazanna Neisha Batuwael dari Global Prestasi Private School.
Menjadi Duta SMA Jawa Barat 2025, dan bertanggung jawab sebagai Ketua Regional Pulau Jawa 2025,
“Amanah ini bukan sekadar gelar, tapi komitmen untuk menjalankan Rencana Tindak Lanjut (RTL) di provinsi kami demi memberi dampak positif bagi siswa-siswi SMA di Jawa Barat” ucapnya.
Selamat dan sukses

Tinggalkan Balasan