Teriakan Itu Kami Dengar

Langit jingga menemani perjalananku waktu itu. Satu rombongan dengan bis pariwisata berangkat dari Jakarta menuju kota malang untuk study banding ke Sekolah Menengah Atas Kristen di Malang, Jawa Timur. Perjalanan membutuhkan waktu 12 jam. Melalui jalur tol Trans-Jawa. Jakarta Malang melalui tol Jakarta – Cikampek hingga tol Mojokerto- Surabaya. Tujuan utamanya di kawasan Bromo, Malang dan jembatan Sura Madu.
Rombongan sampai dan menginap di hotel Nirwana Malang. Lelah perjalanan hilang tatkala udara sejuk menyambut kedatangan kami. Hotelnya yang akan kami gunakan untuk menginab malam itu begitu besar serta sangat nyaman. Di sekitar hotel itu penuh ditanami dengan pohon apel. Bagi pengunjung yang menginap di perbolehkan memetik dan langsung makan buah apel tersebut di kebun itu.
Pada malam pertama menginap di hotel tersebut, semua bisa tertidur dan melepas lelah setelah siangnya ada kegiatan kunjungan ke sekolah terdekat di Malang. Rombongan dari sekolah kami menginap di hotel Nirwana selama tiga hari. Pada saat malam terakhir kami menginap di sana, di saat kita sedang istrahat dan tidur di kamar masing-masing tiba-tiba terdengar suara ibu dari lantai satu yang teriak-teriak minta tolong dari kamar tempat menginap.
“ Tolong, tolong…!” Suara teriakan kami dengar dengan jelas.
“ Kamu dengar suara itu Dit ? Tanyaku pada temanku yang sekamar denganku.
“Iya, dengar, ayo kita kesana !”. Sambil berlari kami datangi suara dari kamar lantai satu. Sesampainya di kamar itu aku lihat pintu sudah terbuka dan aku jumpai seorang ibu dengan kondisi lemas dan raut muka ketakutan yang teramat.
“ Ada apa bu? tanyaku sambil aku bantu ibu itu untuk bangkit. Beberapa menit kemudian, saat kondisi ibu lebih tenang ibu pun menceritakan apa yang ia alami.
“Itu Pak, tadi aku lihat sosok manusia tanpa kepala yang berlumuran darah disana,” jawabnya dengan terbata-bata. Kedua tangannya pun masih menutup mukanya.
“Tenang bu, ibu tenang ya!” aku berusaha menenangkannya. Aku dan temanku perhatikan di sekiling ruangan itu. Namun kami tak melihat apapun.
Aku ambilkan minum, setelah diminum dia sudah lebih tenang. Aku dan juga temanku masih tetap temani ibu itu sambil berbincang, karena terdengar gaduh ada salah seorang pegawai hotel datang. “Ada apa ini?” Tanya petugas hotel yang berjaga malam itu.
“Itu Pak, kami datang kesini karena mendengar ibu sedang berteriak minta tolong, ibu ketakutan karena melihat sesuatu,” jawabku.
“Apa yang ibu lihat? Tanyanya pada ibu yang masih duduk dan sepertinya masih ketakutan. Ibu kambali menceritakan apa yang ia lihat.
“Memangnya disini sering terjadi hal serupa, Pak?” Tanyaku penasaran.
“Sebenarnya tidak , baru beberapa bulan terakhir kami sering mendengar yang menempati ruangan itu sering melihat sesuatu. Ibu adalah orang ketiga yang kami temui melihat sesuatu.” Jelasnya.
“Kenapa ya, Pak ? aku masih menunggu jawaban.
“Iya, sebenarnya di kamar ini pernah terjadi pembunuhan. Saat dua orang yang menginap di sini seorang bapak pergi tanpa seseorang yang dia ajak ke kamar ini sebelumnya.” Jelasnya.
“Jadi karena hal itu ya, Pak.” Ucapku. Terjawab sudah apa yang menjadi misteri kenapa hal yang dialami ibu tadi.
Waktu sudah menunjukkan pukul 02.15 WIB. Saat itu juga ibu tidak berani lagi untuk istirahat di kamar tersebut akhirnya pihak hotel memberikan kamar lain untuk di tempatinya. Sepertinya ibu masih ketakutan. Kami pun membantunya untuk pindah ke kamar yang telah di sediakan pihak hotel, setelah rapi kami kembali ke kamar.
Ternyata memang benar adanya kematian seseorang akibat dari kejahatan maka arwahnya tidak akan bisa tenang. Untuk menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan kita harus selalu hati-hati agar mampu menjaga hati dan pikiran untuk selalu berpikir positif dan berusaha selalu dekat dengan Allah yang pemilik alam semesta. Makhluk di alam ini tidak hanya di tempati manusia saja melainkan ada mahkluk ghoib lain. Agar bisa saling berdampingan maka tak selayaknyalah kita mengganggu keberadaanya.
#KarenaMenulisAkuAda
#Day15KMAAYPTDChallenge
Gunungkidul, 4 September 2021







Serem ceritanya,. semoga saya tidak ketemu makhluk astral,. yang jelas harus banyak berdoa