Catatan Harian KMAA H- 4

PENTINGNYA GRUP LITERASI
Oleh : Supardi Harun
Pada era digital seperti sekarang tidaklah sulit mengakses informasi. Pengguna smartphone tentu banyak aplikasi di dalamnya. Salah satunya WhatsApp. Atau lebih familiar disingkat WA. Entah berapa grup WA yang ada di dalam handphone. Kadang kita tidak bisa menghitungnya karena saking banyaknya. Adakah grup literasi di handphone Anda ?
Fitur WhatsApp sangatlah simpel. Mudah digunakan semua orang. Baik untuk mengirim pesan, foto , video atau yang lainnya. Bahkan sekarang banyak digunakan untuk belajar online. Siswa lebih mudah dan cepat mengirim tugas lewat wa kepada gurunya.
Membuat grup whatsApp juga sangat mudah. Sehingga banyak grup yang bisa kita buat. Sering kita menyebut WhatsApp grup ( WAG). Mulai grup keluarga, grup RT, sekolah,kelas dan lain sebagainya.
Saya sendiri banyak mengikuti grup literasi. Diantara, Komunitas Pendidik Penulis Bekasi Raya( KPPBR), Guru Menulis, Buku Antologi, Literasi Indonesia, Rumah Virus Literasi, Penerbit Tamrin Dahlan, Pejuang Literasi MediaGuru dan masih banyak lagi. Dengan mengikuti grup WhatsApp tersebut banyak sekali manfaat yang bisa saya rasakan. Diantara,
1. Banyak teman.
Dengan adanya WAG saya bisa bertemu dengan banyak orang.Tidak hanya dilingkungan tempat saya bekerja atau tempat tinggal. Bahkan datang dari berbagai daerah seluruh Indonesia.
Walaupun saya belum pernah bertemu langsung dengan anggota di grup Wa tersebut rasanya terjalin dalam ikatan silahturahmi.
2. Belajar online
Saya banyak belajar dengan mentor dan penulis senior di grup WAG tersebut. Misalnya, pada waktu pertama kali saat saya akan memulai lagi menulis setelah lama vacum. Masih ingat waktu itu awal tahun 2019. Ada penawaran kuliah gratis kepenulisan lewat grup WA. Sayapun join di grup tersebut. Selama satu bulan penuh setiap pagi pukul 09.00 – 10.00 wib. Dengan mengikuti kelas online WhatsApp tersebut, saya banyak belajar. Diantaranya, bagaimana mencari ide, mengembangkan ide, membuat judul, membuat lead dan lain-lain. Sampai akhirnya bagaimana bisa menulis opini,kolom, cerpen dan berbagai tulisan.
3.Semangat menulis
Menulis tentu ada titik jenuhnya. Misalnya, karena buntu tidak ada ide. Atau karena tulisannya tidak ada yang merespon. Dengan mengikuti beberapa grĂºp literasi akan saling mengunjungi blog dan memberikan komentar. Seperti pujian, keren, hebat, ditunggu cerita Kelanjutannya dan sebagainya. Kata-kata tersebut secara tidak langsung memberikan energi positif untuk menulis.
Masih banyak lagi manfaat yang kita dapatkan dari bergabung WhatsApp grup.
Jadi , bergabung di grup literasi sangat penting dan banyak manfaat. Karena sejatinya berliterasi itu butuh support dari orang lain.
Salam literasi!
Bekasi, 24 Agustus 2021








