Jadikanlah suatu kebiasaaan untuk selalu mengucapkan terima kasih kepada siapapun, yang telah membantu / menolong kita. Baik itu pertolongan / bantuan kecil atau besar, baik dilakukan oleh atasan atau bawahan kita. Ucapan terima kasih adalah bentuk penghargaan kita kepada seseorang. Walauoun kita sudah merasa membayar / menggaji seseorang, pada saat orang itu memberikan pertolongan / bantuan pada kita sepatutnya kita mengucapkan terima kasih. Contohnya, seorang ART yang telah memolong mengambilkan piring tambahan, sopir yang telah mengantarkan kita ke bandara atau tukang listrik yang telah selesai memperbaiki saluran air di rumah kita.
Manusia sering bersumsi selama dia sudah membayar, seperti seorang boss terhadap karyawan / stafnya, dia merasa tidak perlu mengucapkan terima kasih. Padahal ucapan terima kasih yang tampak sepele ini sangat berarti bagi penerimanya, karena dia merasa dihargai.
Sebaliknya orang yang menerima bayaran /upah juga selayaknya mengucapkan terima kasih saat menerima, walaupun itu adalah haknya. Kecuali bila upah / bayaran itu ditransfer, mungkin kita mengucapkan terima kasih pada saat ketemu saja.
Mengucapkan terima kasih tidak hanya karena kita telah ditolong / dibantu saja. Bila kita menerima hadiah / pemberian dari seseorang selayaknya kita mengucapkan terima kasih. Tidak terkecuali, kita tidak menyukai prmberiannya atau pemberiannya kurang berguna bagi kita.
Secara etika, bila kita telah ditolong oleh sesorang. Misal diantarkan ke rumah, meski kita tidak memintanya, kita tetap wajib berterima kasih. Kita mengucapkan terima kasih atas jasa yang telah diberikan oleh seseorang
Sebagai orang beriman, kita juga sering berdoa kepada Tuhan, yang didalambya terselip permintasn. Misalnya, agar dilindungi dari kecelakaan saat bepergian ke luar kota. Kita juga wajib berterima kasih, bila doa itu telah dikabulkan.















