5. Budi Pekerti Terhadap Tuhan

KMAB437 Dilihat

 

Manusia diciptakan oleh Tuhan, apapun agama yang dianutnya, sudah selayaknya manusia untuk taat pada ajaranNya. Berdasar Iman yang kuat, manusia akan mentaati perintah Tuhan, menjauhi laranganNya, dan minta ampun bila telah melakukan kesalahan atau dosa. Tuhan senantiasa akan melindungi dan selalu mengabulkan doa-doa manusia yang dekat denganNya dan selalu bersikap di jalan Tuhan.Maka sudah pasti manusia yang ber Budi Pekerti adalah seorang yang beriman. Tidak sekedar mencantumkan memiliki agama di KTP, tetapi dalam kehidupan sehari-hari selalu mengutamakan kasih sesuai petunjuk Tuhan, yakni mengasihi sesama manusia dan alam.Manusia beriman tidak akan mengeluarkan kata-kata kotor, meski terhadap orang-orang yang tidak sealiran dengannya. Manusia beriman akan menjalani ajaran agamanya sendiri dan tidak pernah mencampuri manusia lain dengan agama yang berbeda. Agamaku agamaku, agamamu agamamu. Tidak perlu saling bermusuhan meski beda agama, sikap toleransi akan memberikan kedamaian bagi semua umat manusia.

Hidup di Indonesia dengan falsafah Pancasila yang sila pertamanya mencantumkan ‘Ke Tuhanan Yang Maha Esa’ jelas mengingatkan kita untuk selalu percaya dan beriman kepada Tuhan. Anak-anak juga harus dididik sejak dini untuk mengenal Tuhan, misal diajarkan mengunjungi tempat ibadah baik itu Masjid, Gereja, Vihara, Pura atau Kenteng. Diajarkan sholat lima waktu, berpuasa, beramal, membaca kita suci, mengikuti Misa / Kebaktian, ikut sekolah Minggu, aktif di pelayanan, mempersiapkan ritual harian atau bersembahyang menggunakan hio.

Bila sejak dini anak-anak sudah diperkenalkan pada ajaran agama, otomatis anak-anak sudah mendapat salah satu pendidikan Budi Pekerti.

Tinggalkan Balasan

News Feed